Suara.com - Pembalap asal Monako, Charles Leclerc, menganggap tahun debutnya bersama tim Ferrari di ajang Formula 1 (F1) merupakan tahun yang aneh.
Leclerc juga menyoroti performa timnya yang terlihat unggul saat tes pramusim, tetapi jeblok ketika kompetisi bergulir.
"Ini merupakan musim yang aneh. Melihat hasil tes musim dingin, kami memulai kompetisi di tempat yang tidak seharusnya. Saat tes kami terlihat sangat positif namun pada balapan pertama kami kedororan," ujar Leclerc dikutip dari Crash.
"Hal yang sama terjadi di Austin. Namun di Brazil kami kembali seperti yang kami inginkan, kami mengalami banyak kemajuan dan itulah yang terpenting," imbuhnya.
Walaupun demikian, pembalap yang finis di urutan keempat klasemen ini tetap optimis untuk menghadapi kompetisi musim depan.
"Saya ingin menjaga momentum ini hingga musim depan. Ini untuk pertama kalinya saya menetap di sebuah tim, saya merasa tertantang untuk melakukan pengembangan pada mobil kami," tutur pria 22 tahun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games