Suara.com - Tiket ke partai puncak BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou berhasil diamankan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan setelah memetik kemenangan 21-14, 21-9 atas ganda putra Taiwan Lee Yang/Wang Chi Lin pada laga semifinal yang berlangsung di Tianhe Gymnasium, Sabtu (14/12/2019).
Hendra/Ahsan mampu menguasai jalannya permainan sejak awal hingga akhir pertandingan. Penampilan antiklimaks yang diperlihatkan Lee/Yang, khususnya pada gim kedua mampu mengantarkan The Daddies menuju kemenangan.
"Permainan kami hari ini cukup keluar. Lawan tadi banyak melakukan kesalahan sendiri yang tentunya menguntungkan buat kami," kata Hendra dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu.
Hasil menggembirakan ini sekaligus menjadi penebus kekalahan yang dialami Hendra/Ahsan dari Lee/Yang pada pertarungan terakhir di babak penyisihan Grup B hari Jumat (13/12/2019). Saat itu, ganda putra peringkat dua dunia ini ditundukkan dengan skor 18-21, 18-21.
"Di pertandingan ini kami sudah mulai bisa menjalankan strategi yang ingin coba dimainkan. Dan lawan juga banyak mati sendiri. Kami bisa bermain lebih baik daripada pertemuan kemarin," kata Ahsan mengungkapkan.
Di babak final BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou, Hendra/Ahsan sudah dinanti pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe yang lebih dulu lolos berkat kemenangan 21-11, 15-21, 21-10 atas Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
"Kami harus siap lagi untuk pertandingan besok. Karena pertandingan selanjutnya tidak akan mudah. Apalagi kami tahu Endo/Watanabe tidak mati, jadi pastinya harus lebih siap lagi dari hari ini," tutur Hendra.
Pertandingan Minggu (15/12/2019) akan menjadi duel ketujuh bagi Hendra/Ahsan dan Endo/Watanabe. Dari enam pertemuan sebelumnya, The Daddies mencatatkan sebanyak lima kemenangan, dengan pertemuan terakhir di ajang Denmark Open 2019.
"Besok harus siap lelah saja. Kalau soal strategi mau main seperti apa di pertandingan besok, kami masih belum bisa menentukannya. Setelah ini kami mau evaluasi dulu dan berdiskusi dengan pelatih, strategi apa yang cocok untuk pertandingan besok," tutup Ahsan seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Tersingkir di Semifinal WTF 2019, Ini Tekad Kevin / Marcus
Dengan hasil ini, maka Indonesia berhasil mengirimkan dua wakilnya ke babak final BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou. Selain Hendra/Ahsan, ada Anthony Sinisuka Ginting yang sudah lebih dulu memastikan kemenangannya Sabtu siang.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
All England 2025: Sabar/Reza Optimis Dilatih Hendra Setiawan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati