- Pelatih Hendra Setiawan menargetkan Sabar/Reza menyamai semifinal BWF World Tour Finals 2023 di Hangzhou, China.
- Sabar/Reza menunjukkan kemajuan positif,.
- Namun, masih perlu peningkatan ketahanan dan konsistensi permainan.
Suara.com - Pelatih ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Hendra Setiawan, berharap pasangan tersebut mampu mengulangi pencapaian mereka pada BWF World Tour Finals 2024.
Kepastian lolosnya Sabar/Reza ke turnamen penutup musim tahun ini membuat Hendra menargetkan hasil yang setara dengan edisi sebelumnya.
"Ini yang kedua. Tahun lalu kalau tidak salah sampai semifinal, saya belum ikut. Mudah-mudahan mereka bisa menyamai itu," kata Hendra.
Sebelum memastikan tiket ke World Tour Finals, Sabar/Reza tampil cukup meyakinkan dengan mencapai semifinal Australian Open 2024. Langkah mereka terhenti setelah dikalahkan rekan senegara, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, lewat duel tiga gim dengan skor 15-21, 21-19, 16-21.
Hendra menilai penampilan Sabar/Reza makin menunjukkan perkembangan positif, terutama menjelang turnamen besar tersebut.
"Kalahnya sudah ada perlawanan lawan Fajar/Fikri ya. Dari sebelumnya dua kali kalah straight, ini bisa rubber dan juga mepet. Cuma, ya, mungkin masih banyak yang perlu ditingkatkan lagi," ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa detail permainan menjadi area utama yang terus diperbaiki jelang World Tour Finals yang digelar di Hangzhou, China, pada 17–21 Desember.
Menurut Hendra, faktor sering berjumpa sesama pemain Indonesia membuat pola permainan Sabar/Reza lebih mudah dibaca. Di sisi lain, ia menilai ketahanan dan konsistensi masih perlu ditingkatkan.
"Itu salah satunya juga, cuman dari ketahanan Fajar/Fikri juga lebih tahan," tutup Hendra.
Baca Juga: Bukan Unggulan, 5 Wakil Indonesia Justru Jadi Ancaman Serius di BWF World Tour Finals!
Berita Terkait
-
Bukan Unggulan, 5 Wakil Indonesia Justru Jadi Ancaman Serius di BWF World Tour Finals!
-
Dua Ganda Putra Bersua, Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final Australia Open 2025
-
Masih Ada BWF World Tour Finals, Jonatan Christie: Pikirannya Harus Direfresh Dulu
-
Peluang Wakil Indonesia Lolos Kualifikasi WTF 2025, Siapa Susul Sabar/Reza?
-
Kalah di Final Hylo Open 2025, Sabar Karyaman: Lagi-lagi Harus Jadi Runner-up
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing