Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, memutuskan mundur dari keikutsertaan di Thailand Masters 2020.
Mereka mundur lantaran tak dalam kondisi bugar karena terkuras secara fisik pasca mengikuti Indonesia Masters 2020 pekan lalu.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti.
"Melihat kondisi mereka yang sudah habis-habisan, sudah narik semua (kemampuan). Otomatis performanya tak bisa dipaksakan lagi," ujar Susy saat dihubungi wartawan, Selasa (21/1/2020).
Pada turnamen bulutangkis Indonesia Masters 2020, Greysia/Apriyani tampil luar biasa.
Sejak partai semifinal, keduanya terus memainkan laga super sengit dengan lawan-lawannya.
Di empat besar, Greysia/Apriyani bahkan mengaku sempat berkunang-kunang alias kelelahan saat menjalani reli panjang dengan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan), sebelum menang dengan skor ketat 21-19 dan 21-15.
Sementara di partai puncak, wakil Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen yang menjadi lawan Greysia/Apriyani juga memberikan perlawanan sengit, sebelum dikalahkan dengan skor 18-21, 21-11, dan 23-21.
Selain Greysia/Apriyani, ada satu wakil ganda putri lainnya yang turut batal ikut Thailand Masters 2020. Mereka adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.
Baca Juga: Tinju Dunia: McGregor Menang TKO Dalam 40 Detik, Mayweather Ajak Rematch
"Selain Greysia/Apriyani ada Fadia/Ribka yang mundur. Alasannya mereka biar latihan dahulu. Mempersiapkan diri dulu lah," jelas Susy.
Tag
Berita Terkait
-
Lolos Babak Utama, Leo / Daniel Dihadapkan pada Perang Saudara
-
Wakil RI Dominan di Indonesia Masters 2020, PBSI Tak Terkejut
-
Bila Sudah Pensiun Gronya Somerville Bakal Terjun Jadi Model?
-
Partner dengan Tontowi Bikin Apriyani Lebih Pede di Ganda Putri
-
Curhatan Greysia Polii Menanti 17 Tahun dan Berita Olahraga Pilihan Lainnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko