Suara.com - Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri batal melakukan uji coba jelang Olimpiade pada ajang Brisbane Oceania Area Permit 2020 di Australia pada 20 Maret.
Atlet berjuluk Bocah Ajaib dari Lombok itu batal tampil lantaran jadi 'korban' akibat merebaknya virus Corona yang telah menyebar hingga ke luar kawasan Asia.
"Setelah mengamati perkembangan situasi sehubungan dengan masalah Covid-19, uji coba ke Brisbane dibatalkan," kata Sekjen PB PASI Tigor Tanjung dikutip Suara.com dari Antara, Kamis (5/3/2020).
Brisbane Oceania Area Permit 2020 merupakan kejuaraan pengganti untuk ketiga kalinya bagi Zohri setelah sebelumnya ia gagal tampil di Kejuaraan Atletik Asia Indoor 2020 di Hangzhou, China pada 12-13 Februari, serta Kejuaraan Atletik Dunia Indoor di Nanjing, China yang berlangsung pada 13-15 Maret.
Dengan pembatalan tersebut, atlet asal Lombok, NTB itu terancam tidak akan menjajal laga uji coba di luar negeri sebelum berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo pada Juli mendatang.
Selain Lalu Zohri, PB PASI juga berencana menurunkan pelari gawang Emilia Nova dan atlet lompat jauh Sapwaturrahman ke kejuaraan tersebut.
"Apa boleh buat. Kita juga tidak berharap seperti ini, namun keadaan yang membuat demikian," ujar Tigor.
Tigor menambahkan pihaknya juga khawatir apabila terus ngotot terbang ke Australia, nantinya justru terjadi pembatalan.
Apalagi otoritas setempat telah menerapkan aturan pembatasan penerbangan dari beberapa negara sebagai antisipasi pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona yang semakin meluas.
Baca Juga: Wabah Corona di Wuhan, Kejuaraan Badminton Asia 2020 Direlokasi ke Manila
Australia menjadi salah satu negara yang telah melaporkan kasus positif Corona.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Australia per 4 Maret, telah ada 41 kasus terkonfirmasi Covid-19 di negara kanguru itu. 21 dari 41 kasus tersebut dilaporkan tengah dalam proses pemulihan.
Berita Terkait
-
Menag Harap Corona Hilang saat Musim Haji: Berdoa Saja, Tuhan yang Tahu
-
Isu Warga Kaliajir Positif Virus Corona, Pemkab Banjarnegara Pastikan Hoaks
-
Tekanan Psikologis Pasien Corona Covid-19, Cara Buat Hand Sanitizer Sendiri
-
Dua Pasien Warga Banjarnegara dan Kebumen Diisolasi di RS Margono Soekarjo
-
Jepang Keukeuh Selenggarakan Olimpiade 2020 Sesuai Jadwal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026