Suara.com - Federasi Angkat Besi Dunia (IWF) melarang para lifter Thailand dan Malaysia mengikuti Olimpiade 2020 Tokyo.
Hal ini menyusul kasus doping yang ditemukan di antara atlet kedua negara tersebut.
IWF melarang lifter Thailand dan Malaysia berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo, meskipun pesta olahraga empat tahunan itu mengalami perubahan jadwal.
IWF juga menjatuhkan denda 200 ribu dolar AS kepada Federasi Angkat Besi Thailand, TAWA, yang sebelumnya secara sukarela juga sudah absen dari berbagai ajang internasional termasuk Olimpiade Tokyo karena temuan doping tersebut.
Kendati demikian, TAWA dan Federasi Angkat Besi Malaysia (MWF) masih diberi kesempatan untuk mengajukan gugatan banding atas hukuman tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam waktu 21 hari ke depan.
Delapan lifter Thailand termasuk dua juara bertahan Olimpiade ditemukan positif menggunakan zat terlarang pada Kejuaraan Dunia tahun lalu.
Hukuman IWF terhadap Thailand berlaku selama tiga tahun dan akan ditinjau ulang pada 7 Maret 2022 jika TAWA bisa memperlihatkan perubahan menyesuaikan regulasi.
Sedangkan bagi Malaysia, hukuman larangan tampil berlaku selama satu tahun dan akan ditinjau ulang pada 1 Oktober 2020.
Sebelumnya, seluruh pimpinan TAWA mengundurkan diri kurang dari sebulan setelah dugaan penyalahgunaan doping terhadap lifter usia junior yang muncul dalam serial dokumenter di televisi Jerman.
Baca Juga: Amir Khan Ikut Meyakini Virus Corona Ada Kaitan dengan Konspirasi 5G
Tag
Berita Terkait
-
Thailand Lockdown, PSK Terpaksa Mangkal di Jalanan karena Kelaparan
-
Pilu, Bocah Kelaparan Tak Bisa Makan Selama Tiga Hari karena Lockdown
-
Karena Corona TKI di Malaysia Kelaparan, Makan Daun dengan 2 Anaknya
-
Pulang Kualifikasi Olimpiade, Pelatih Tinju Rusia Divonis Positif Corona
-
PBSI Loloskan 13 Atlet ke Olimpiade 2020 Jika Kualifikasi Dihentikan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026