Suara.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberi penghormatan kepada dokter dan tim medis yang tengah bekerja keras melawan pandemi Covid-19.
Apresiasi dan penghormatan itu disampaikan langsung Presiden IOC, Thomas Bach, tepat di hari Kesehatan Dunia, Rabu (8/4/2020).
"Hari ini kami memberi penghormatan untuk orang-orang yang bekerja sangat keras melawan pandemi Covid-19," ujar Bach lewat video yang diunggah twitter @Olympics.
"Terimakasih untuk semua dokter, perawat, tim medis dan semua relawan. Terima kasih untuk dedikasi dan komitmen. Kalian adalah pemenang sejati."
"Saat semua ini berakhir, saya harap komitmen dan kerja keras anda tak akan dilupakan, kalian pantas untuk mendapat dukungan," tambahnya.
Bach juga membeberkan bahwa perang menghadapi pandemi virus Corona tak hanya dilakukan para dokter dan tim medis, berbagai kalangan masyarakat, termasuk atlet juga turut membantu.
Dari komunitas Olimpiade sendiri, Bach menyebut banyak atlet yang kini ikut turun tangan memerangi virus yang menyerang sistem pernapasan itu.
Disaat Olimpiade 2020 mengalami penundaan selama satu tahun, para Olimpian kini bahu-membahu mengerahkan kemampuan di medan laga yang berbeda, yakni fasilitas kesehatan.
“Banyak anggota komunitas Olimpiade dan banyak atlet Olimpiade adalah bagian dari tim Anda," tutur Bach.
Baca Juga: Olimpiade 2020 Ditunda, Olimpian: Menunggu 1 Tahun Bukanlah Akhir Segalanya
"Mereka bekerja di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Jadi, bahkan di masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, olahraga memberi harapan," tandasnya.
Berikut lima Olimpian yang turut membantu memerangi penyebaran COvid-19 digarda terdepan, seperti dilansir Olympicchannel:
1. Paila Pareto
Atlet judo asal Argentina, Paula Pareto kini bergabung memerangi Covid-19 dengan bekerja sebagai dokter ortopedi di rumah sakit San Isidro, Buenos Aires.
Peraih medali emas nomor -48kg Olimpiade 2016 itu bergabung memerangi virus Corona, setelah dua minggu sebelumnya menjalani isolasi mandiri seusai mengikuti Yekaterinburg Grand Slam.
"Meskipun dokter ortopedi tidak berada di garis depan, kami adalah bagian dari tim kesehatan yang menghadapi pandemi ini dan kami akan membantu jika diperlukan," ujar Paula.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
Asia Diguncang Covid-19: Bisakah Indonesia Pertahankan Status Aman?
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas