Dalam 15 lap pertama, Brad Binder tampil begitu meyakinkan. Posisinya terus merangsek naik, sebelum akhirnya sukses melewati Nicolo Bulega dan Francesco Bagnaia untuk merebut peringkat pertama.
3. Dani Pedrosa (MotoGP, 2012)
Tak mau kalah dengan Marc Marquez, Dani Pedrosa turut melakukan aksi comeback luar biasa di MotoGP 2012.
Rider asal Spanyol itu melakoni comeback di GP Valencia. Pedrosa yang melakukan start dari garasi lantaran keputusannya mengganti ban, sukses merengkuh podium tertinggi.
Sebelum balapan, Pedrosa adalah peraih pole position. Namun, keputusan mengganti ban saat hujan mendera venue balapan, membuatnya harus start dari garasi.
Kemenangan Pedrosa tak lepas dari strategi yang dijalankan. Alih-alih mengganti ban motor dengan tipe basah seperti rider lainnya, dia memilih ban keras.
Pada lap pertama, Pedrosa harus berada di peringkat 20. Dia tertinggal dari Aleix Espargaro hampir 10 detik jauhnya.
Namun, di lap-lap selanjutnya, lintasan mulai berangsur-angsur kering. Pedrosa yang mendapat keuntungan langsung tancap gas dengan menduduki peringkat dua saat balapan berjalan enam lap.
Sempat bertarung dengan Jorge Lorenzo selaku pemimpin balapan, Pedrosa akhirnya finis pertama, lantaran sang lawan terjatuh.
Baca Juga: Kembali Ikut MotoGP Virtual, Marc Marquez Jagokan Alex Marquez Juara
4. Valentino Rossi (MotoGP, 2016)
Tak afdol rasanya jika tak memasukan nama rider kawakan sekaligus legenda MotoGP dalam daftar ini. Ya, Valentino Rossi juga sempat melakukan aksi comeback memukau di ajang MotoGP.
Kejadian itu berlangsung di GP Australia yang berlangsung di sirkuit Philip Island pada 2016 silam. Rossi yang start dari posisi 15 mampu finis di podium kedua.
Sebagaimana diketahui banyak orang, Valentino Rossi jarang sekali tampil bagus saat menjalani sesi kualifikasi. Di GP Australia, dia harus puas start dari peringkat 15.
Namun, Philip Island adalah salah satu sirkuit yang sangat disukai The Doctor. Rossi seakan menebarkan magisnya di 10 lap pertama balapan bergulir.
Rider Italia itu tampil amat meyakinkan hingga puncaknya dia menyalip Maverick Vinales yang kala itu masih membela Suzuki, untuk mengamankan peringkat kedua.
Rossi bahkan menyebut GP Australia 2016 sebagai salah satu seri balapan terbaik saat dirinya menaiki podium runner-up.
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Adrian Fernandez Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tiga Klasemen Moto3 2026
-
Mario Aji Digantikan Jacob Roulstone di Moto2 Hungaria 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026