Suara.com - Usia yang sudah mendekati angka 31 tahun membuat Anthony Joshua tersadar bahwa kariernya di kancah tinju dunia sudah tak lama lagi akan berakhir.
Pemegang sabuk juara dunia kelas berat WBA (Super), IBF, WBO dan IBO itu telah menyusun program sebelum pensiun.
Anthony Joshua telah menggenggam daftar petinju yang menjadi incarannya sebelum memutuskan gantung sarung tinju.
Total ada 6 petinju yang masuk dalam radarnya untuk mewujudkan mimpinya jadi juara dunia sejati kelas berat dan salah satu petinju terbaik kelas berat.
Diantaranya petinju Ukraina, Oleksandr Usyk, Deontay Wilder (Amerika Serikat), Luis Ortiz (AS), dan Tyson Fury.
"Usyk, Wilder, Fury, Ortiz. Siapa lagi? Saya kira mungkin mayoritas nama-nama itu yang saya akan lawan," kata Anthony Joshua.
"Adam Kownacki. Jarrel Miller. Total enam nama," lanjutnya soal daftar petinju yang diincar sebelum pensiun dikutip Suara.com dari Boxing Scene, Senin (20/4/2020).
Penentuan Raja Kelas Berat
Duel antara Anthony Joshua vs Tyson Fury menjadi yang paling banyak dinanti para penggemar tinju dunia.
Baca Juga: Tingginya Kasus Corona di New York, Petugas Kremasi Kewalahan Bakar Jenazah
Bukan semata karena keduanya sama-sama Inggris. Duel ini akan menentukan siapakah juara dunia sejati dan raja kelas berat.
Untuk diketahui, Tyson Fury saat ini memegang sabuk juara dunia kelas berat WBC.
Beberapa waktu lalu, Anthony Joshua telah melayangkan tantangan kepada Tyson Fury.
"Ya, ayo duel!" kata Anthony Joshua ketika ditanya soal pesan untuk Tyson Fury, dikutip Suara.com dari Sky Sports, Jumat (17/4/2020).
"Logikanya untuk membuktikan siapa nomor 1, saya harus bertarung dengan Tyson Fury. Tyson Fury harus bertarung dengan Anthony Joshua," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Top 5 Olahraga: Lukman Wafat Positif Covid-19, Pembuktian Raja Kelas Berat
-
Olimpian Indonesia Meninggal Positif Covid-19, Kurt Angle Jadi Korban PHK
-
Pembuktian Raja Kelas Berat, Anthony Joshua Tantang Tyson Fury: Ayo Duel!
-
Top 5 Olahraga: Wilder seperti Zombie, Rossi Belum Maafkan Elias
-
Dalih Underperform Saat Kalah TKO dari Tyson, Wilder: Saya seperti Zombie
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur