Suara.com - Atlet lari gawang putri Indonesia, Emilia Nova menanggapi santai penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dan Olimpiade 2020 ke tahun depan.
Menurut peraih medali perak Asian Games 2018 itu, penundaan kedua multievent tersebut tak terlalu bermasalah. Dia tetap mengambil sisi positif yang ada.
"Persiapan untuk Olimpiade dan PON lebih panjang. Selain itu kesempatan untuk lolos Olimpiade juga masih panjang," kata Emilia saat dihubungi wartawan, Senin (4/5/2020).
"Mudah-mudahan kondisi cepat kondusif supaya bisa latihan lebih intensif lagi. Penundaan Olimpiade dan PON menurut saya adalah keuntungan."
Kendati tak mempermasalahkan penundaan PON dan Olimpiade 2020, Emilia tak menampik kalender kompetisi 2021 akan jadi tahun yang padat bagi hampir seluruh atlet.
Pasalnya, selain ada PON dan Olimpiade, berbagai kejuaraan nasional maupun internasional juga cukup menumpuk, salah satunya SEA Games 2021 Vietnam.
"Sebenarnya saya berharap PON bisa tahun ini. Jadi, tahun depan bisa fokus untuk kualifikasi Olimpiade dan ada SEA Games juga," tandasnya.
Olimpiade 2020 Tokyo dan PON 2020 Papua mengalami penundaan akibat masalah yang sama, yakni pandemi virus Corona yang tengah menyebabkan krisis kesehatan global.
Olimpiade 2020 seharusnya berlangsung pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020, namun berubah jadwal menjadi 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.
Baca Juga: Hari Ibu, Cristiano Ronaldo Belikan Sang Bunda Mobil Seharga Rp 1,6 Miliar
Sementara PON 2020 Papua yang tadinya bakal bergulir 20 Oktober hingga 2 November 2020 ditangguhkan ke Oktober 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP