Suara.com - Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra menyatakan bahwa PBSI Home Tournament hanya akan dijadikan sebagai bahan evaluasi kepada seluruh pemain di sektor tunggal putra, baik senior maupun junior dalam menghadapi kejuaraan di masa mendatang.
"Tidak ada persaingan. Ini untuk melihat hasil kondisi atlet secara keseluruhan, dari teknik, fisik dan lainnya," kata Hendry seperti dilansir Antara.
Hendry mengungkapkan, sebetulnya anak-anak asuhnya sudah cukup sering bermain bersama untuk melawan satu sama lain selama sesi latihan bebas.
Hanya saja, kali ini akan sedikit berbeda daripada biasanya karena dilabeli sebagai sebuah turnamen bulutangkis resmi PBSI. Apalagi para pemain juga sudah lama merasakan atmosfer pertandingan kompetitif.
Oleh karena itu, dengan adanya turnamen internal PBSI ini, Hendry berharap bisa mengetahui apa yang mesti dibenahi oleh Jonatan Christie dan kawan-kawan, sehingga bisa lebih siap saat turnamen bulutangkis kembali bergulir.
"Pemain sudah tiga bulan tidak bertanding dan hanya latihan biasa saja. Untuk itu ya, lebih lihat ke teknik dan cara bermainnya," tutur Hendry.
Pekan ketiga PBSI Home Tournament memang akan mempertemukan pemain-pemain tunggal putra senior dan junior pelatnas, seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Leonardo Imanuel Rumbay, hingga Bobby Setiabudi.
PBS Home Tournament untuk sektor tunggal putra akan digelar selama tiga hari pada 8-10 Juli 2020, yang dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi pukul 08.30 WIB serta sesi sore pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Ralf Rangnick Bakal Jadi Pelatih Baru AC Milan Sekaligus Direktur Teknik
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini
-
Kutukan Tuan Rumah Terpatahkan! UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Final Campus League 2026 Jakarta
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang