Suara.com - Pebalap Indonesia Sean Gelael gagal total saat seri pembuka Formula 2 di Sirkuit Red Bull Ring Austria pekan lalu. Kini Sean tidak ingin gagal lagi meraih poin saat kembali tampil di tempat yang sama.
Pebalap tim DAMS ini dalam pernyataan resminya seperti dilansir Antara, Jumat (10/7/2020), bertekad meraih poin perdana pada balapan satu level di bawah Formula 1 di Sirkuit Red Bull Ring yang kali ini bernama seri Styria itu.
Meski gagal di seri perdana karena terkendala dengan kendaraannya, Sean menilai akan berusaha semaksimal mungkin pada seri kedua ini. Pihaknya menyakini tim bisa memberikan kendaraan terbaik.
"Mobil kami kompetitif, itu sudah terbukti. Tapi semoga kali ini dengan mobil yang "reliable" penampilan saya pun baik, sehingga bisa mendapatkan poin pertama di musim ini," kata Sean andalan Team Jagonya Ayam itu.
Demi tampil maksimal, tim DAMS juga berusaha menyiapkan kendaraan dengan baik termasuk bagaimana manajemen penggunaan ban selama balapan. Begitu juga dengan sistem elektronik yang menjadi kendala di seri pertama.
"Walau mobil penuh masalah, tapi perilaku Sean sungguh hebat. Dia tidak mengeluh, bahkan terus memberikan dukungan bagi tim untuk memperbaiki masalah di mobilnya," kata Team Principal DAMS Francois Sicard.
Pada balapan seri Styria, Pirelli sebagai penyuplai ban menyiapkan dua jenis yang lebih lunak untuk pilihan "prime" (kompon lebih keras) maupun "option" (kompon lebih lunak).
Perbedaan ini akan menantang semua pebalap, karena ban dipastikan lebih cepat aus untuk dua pilihan yang ada. Degradasi ban pekan lalu yang nyaris tidak ada, pada pekan ini kemungkinan besar tercipta.
Semua sesi Formula 2 di seri Styria bisa disaksikan langsung melalui livestreaming di www.sean-gelael.com.
Baca Juga: Murka Albon pada Lewis Hamilton Usai Insiden F1 GP Austria 2020
Jumat, 10 Juli
17.55 - 18.40 WIB: Free Practice
22.00 - 22.30 WIB: Qualifying
Sabtu, 11 Juli
21.45 WIB: Race 1 (40 lap atau 60' + 1 lap)
Minggu, 12 Juli
16.10 WIB: Race 2 (28 lap atau 45' + 1 lap)
Berita Terkait
-
Kisah Austria Akhiri Kutukan 28 Tahun di Piala Dunia 2026 Bersama Heavy Pressing Ralf Rangnick
-
Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?
-
Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa
-
Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!
-
Ralf Rangnick Targetkan Timnas Austria Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026, Modal dari Euro 2024
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Drama Lima Set di AVC Cup 2026! Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026