Suara.com - Juara bertahan Marc Marquez dipastikan batal turun seri kedua MotoGP, Grand Prix Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol akhir pekan nanti. Ia merasa kondisi tubuhnya tidak bisa dipaksa untuk 'bertarung'.
Pebalap tim Repsol Honda itu mengalami cedera tulang lengan kanan atas setelah terjatuh dalam seri pembuka MotoGP yang juga digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan lalu.
Enam hari setelah kecelakaan di Grand Prix Spanyol dan empat hari pasca operasi, Marquez kembali ke Jerez dan dinyatakan fit serta mendapat lampu hijau dari tim untuk ambil bagian di sesi latihan dan kualifikasi pada Sabtu.
Marquez dan tim Repsol Honda menggunakan kesempatan tersebut untuk mengevaluasi bagaimana tingkat cedera yang dialami dan apakah sang pebalap mampu mengendarai motornya sepanjang jarak lomba.
"Saya sudah paham jika akan sangat sulit mengendarai motor dan menyelesaikan 25 putaran di balapan tapi jujur setelah operasi aku melihat ada peluang kecil jadi saya harus mencoba karena kalian tahu jika kalian mempunyai gairah untuk sesuatu kalian harus mencobanya," kata Marquez seperti dilansir Antara dari laman resmi MotoGP.
"Hari ini saya akan tidur dengan nyenyak karena saya telah berusaha dan itu tidak mungkin," lanjutnya.
Pebalap asal Spanyol itu menyelesaikan FP3 di posisi ke-19, berjarak 1,298 detik dari pemuncak sesi, dan di sesi latihan terakhir ia terpaut 0,999 detik dari Takaaki Nakagami yang tampil tercepat dalam FP4.
Namun, sang juara bertahan harus kembali lebih dini ke garasinya ketika baru menjalani satu putaran, tanpa mencatatkan waktu pada babak kualifikasi pertama (Q1).
Tim Repsol Honda setelah itu menyatakan Marquez tidak akan menjalani GP Andalusia.
"Yang saya lakukan hanya mengikuti kata badan saya. Badan saya ingin mencoba dan itu yang saya lakukan, saya bicara dengan Honda dan inilah rencananya.
Baca Juga: Pemain Persija Optimistis Timnas U-19 Bakal Lolos Fase Grup Piala Asia
"Pada kesempatan pertama saya merasa bagus, bahkan dengan ban cadangan, cukup mengejutkan.... tapi ketika saya keluar dari garasi lagi, langsung terasa di bagian siku, sepertinya sarafnya, dan saya langsung kehilangan tenaga dan itu menjadi berbahaya," ujar Marquez.
"Tubuh saya saat itu bilang 'berhenti' dan saya pun berhenti," imbuhnya.
Marquez telah berdiskusi dengan tim sebelum memutuskan untuk turun di sesi Sabtu, dan manajer Repsol Honda, Alberto Puig, memaklumi keinginan sang pebalap, tetapi tidak ingin memaksannya lebih jauh.
"Rencananya adalah mencoba hingga titik tertentu dan itu yang kami lakukan. Dan ketika kami tiba di titik di mana hal itu tidak memungkinkan dan terlalu beresiko untuk dilanjutkan, kami kemudian putuskan hari ini," kata Puig.
"Marc akan pulih, dan tim akan berada di sana untuknya. Kami akan kembali dan bertarung," lanjutnya.
Marquez memiliki waktu kurang dari dua pekan sebelum seri selanjutnya di gelar di Brno, Republik Ceko pada 9 Agustus nanti.
Berita Terkait
-
Marquez Batal Balapan, Puig: Juara Selalu Mencoba, Itu yang Marc Lakukan
-
Marc Marquez Batal Berlaga, Quartararo Rebut Pole Position MotoGP Andalusia
-
Repsol Honda Tak Mau Ambil Risiko, Marc Marquez Batal Turun di GP Andalusia
-
Valentino Rossi Ungkap Postur Ideal Pembalap MotoGP, Ternyata Cuma Segini
-
Dovi: Harus Siap Hadapi Marquez, Kalau Tidak Dia Akan Menghancurkan Anda
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026