Keempat pembalap mereka sudah menggunakan banyak mesin yang telah dijatah. Hal ini membuktikan bahwa ketahanan mesin M1 sangat dipertanyakan.
Bahkan Valentino Rossi dan Franco Morbidelli sempat terpaksa menepi karena mereka mengalami kerusakan mesin. Jika hal ini tak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin jika Yamaha bakal kesulitan khususnya menjelang akhir tahun saat sisa jatah mesin mereka menipis.
4. Suzuki
Dibandingkan dengan tim lain, Suzuki justru mengalami masalah yang paling sedikit.
Masalah mereka yang paling krusial hanyalah cedera yang dialami oleh Alex Rins. Selain itu, performa motor mereka juga satu tingkat di bawah Yamaha.
Hal tersebut bisa saja berubah drastis jika Suzuki berhasil menemukan formula setting yang tepat.
5. KTM
Walaupun performa mereka saat menjalani sesi latihan bebas sebelum dua balapan bulan lalu terkesan menjanjikan. Namun bukan berarti tim ini bebas masalah.
Iker Lecuona, Brad Binder dan Miguel Oliveira merupakan pembalap yang masih sangat "hijau" sehingga musim ini bakal dihabiskan untuk mencari data dan mempelajari "tabiat" motor mereka.
Hal ini dibuktikan dengan gagal finisnya Iker Lecuona dalam dua balapan serta karena jatuh, demikian dengan Brad Binder di MotoGP Andalusia.
Praktis KTM bakal banyak bergantung pada Pol Espargaro yang mana setengah hatinya sudah berada di tim Repsol Honda.
6. Aprilia
Masalah teknis dan non teknis tengah menghantui pabrikan asal Italia satu ini.
Absennya Andrea Iannone karena kasus doping membuat tim Aprilia dalam dilema untuk mendatangkan pembalap potensial.
Selain itu, walaupun mesin motor balap mereka cukup menjanjikan selama tes pramusim, namun hal tersebut belum bisa dimaksimalkan oleh Aleix Espargaro.
Bradley Smith yang menjadi pengganti dari Iannone juga masih belum bisa tampil menjanjikan, membuat tim ini diprediksi bakal kembali menjadi juru kunci klasemen konstruktor.