Suara.com - Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli, melontarkan permintaan maaf pada Johann Zarco usai dirinya menyebut pembalap Avintia Ducati 'setengah pembunuh'.
Hal tersebut ia lontarkan usai terjadinya insiden kecelakaan di lintasan Red Bull Ring, Minggu pekan lalu.
Dilansir dari Crash, Jumat (21/8/2020), komentar yang Morbidelli menyesal telah mengeluarkan komentar yang menohok tersebut.
"Sebelum Anda bertanya pada saya, saya akan mengatakan bahwa saya menyesal telah mengatakan itu pada Zarco seusai balapan, itu adalah pernyataan yang terlalu pedas," kata Morbidelli.
"Namun, itu tak memungkiri fakta bahwa Johann melakukan kesalahan, tapi bisa saja kesalahan tersebut berimbas lebih buruk," imbuhnya.
Pernyataan tersebut keluar setelah data telemetri dari Zarco diungkap ke publik.
Saat terjadinya insiden, Zarco diketahui mengerem lebih lambat dari yang ia lakukan di putaran sebelumnya di tempat yang sama.
Praktis tuduhan bahwa ia sengaja menutup lajur dari Morbidelli tidaklah benar.
Namun, Morbidelli tetap menganggap bahwa cara balapan dari pembalap Prancis tersebut aneh.
Baca Juga: Jelang MotoGP Styria, Rossi: Keselamatan Lebih Penting dari Hasil
"Yang jelas, Johann mengambil lajur yang aneh, lajur yang tak pernah diambil orang lain, bahkan selama akhir pekan," tutur pembalap Italia tersebut.
"Masalahnya hal itulah yang membuat saya tak bisa menghindar, saya tak bisa beralih ke tempat lain, tak ada ruang," kata Morbidelli.
Tekait insiden tersebut, pihak penyelenggara balap akan memutuskan dihukum tidaknya Zarco pada hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat