Suara.com - Pemuncak klasemen MotoGP 2020, Fabio Quartararo berujar bahwa motornya masih kalah dengan Ducati, khususnya faktor pengereman.
Dilansir dari Crash (20/8/2020), pembalap Petronas Yamaha ini bahkan menjagokan Dovi sebagai juara balapan di Red Bull Ring akhir pekan ini.
"Rasanya sulit sebab kami punya kendala teknis. Rem kami saat balapan sebelumnya terasa seperti kopling. Kami mengganti segalanya namun semua terasa sama," tutur Quartararo.
"Anda akan merasa aneh dengan motor, anda tak tahu kapan rem akan berfungsi," imbuhnya.
Belum lagi dominasi Ducati di sirkuit tersebut masih belum terpatahkan. Pembalap bernomor 20 ini merasa bahwa kubu merah jauh lebih cepat.
"Dengan kondisi seperti ini motor Dovi akan terasa 10 ribu kali lebih cepat dari kami. Jadi saya melihatnya sebagai kandidat juara," katanya.
Tak cuma itu, ia juga masih memperhitungkan Marc Marquez sebagai kandidat juara, walaupun pembalap tim Repsol Honda tersebut masih absen.
"Tentu saja Marc adalah kandidat utama. Namun Dovi atau Vinales lebih berpeluang. Dia tahu caranya bertarung," pungkasnya.
Baca Juga: Hindari Maling Motor: Ini 5 Langkah Proteksi, Nomor 5 Kadang Terlupa
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026