Suara.com - Pebalap MotoGP dari Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi membantah rumor yang menyebutnya bakal pensiun akhir musim ini. Membalas isu gencar beredar, rider Italia itu meresponnya dengan tertawa.
The Doctor atau dahulu memberi dirinya sendiri julukan sebagai Rossifumi menyatakan paham bahwa namanya kerap menjadi media darling, dicomot sebagai umpan yang sangat laku untuk strategi click-bait yang kerap dilakukan berbagai media.
Itu sebabnya, kata Valentino Rossi, saat rumor dirinya pensiun merebak, dia hanya tertawa lantaran berita-berita semacam itu--yang kerap membawa-bawa namanya--pasti akan jadi perhatian orang.
"Pensiun saya adalah berita besar, bukan? Jika di internet Anda mengetikkan "Valentino pensiun" banyak orang yang mengklik untuk membaca. Banyak sekali," kata Valentino Rossi, dikutip dari Crash, Jumat (11/9/2020).
"Saya pikir karena alasan ini, tidak ada alasan lain karena situasinya tidak berubah dan saya mencoba menjelaskan berkali-kali bahwa saya akan balapan tahun depan," tambahnya.
Menurut Valentino Rossi, komitmennya di MotoGP masih sama. Dia ingin tetap berkiprah di musim 2021.
Terkait media yang pertama kali melempar isu dirinya pensiun yakni Speedweek, lelaki kelahiran Urbino, Italia itu cukup memberi sedikit candaan dalam meresponnya.
"Saya tidak tahu apakah karena mereka [media] ingin saya pensiun," candanya.
Sebelumnya, kabar Valentino Rossi bakal pensiun akhir musim 2020 juga telah dibantah bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali.
Baca Juga: Maserati New Era World Premiere MMXX: Konser Drive-In, Komitmen Berani
Dia menegaskan Rossi akan bergabung dengan timnya dan hanya tinggal menunggu waktu.
Sementara rumor yang menyebut Petronas Yamaha bakal membidik Andrea Dovizioso apabila Rossi benar-benar pensiun juga telah ditepis Razlan Razali.
“Untuk meluruskan, kami sama sekali tidak mempertimbangkan Dovizioso untuk MotoGP 2021,” ujar Razlan Razali dalam halaman Facebook pribadinya.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Klub Emil Audero, Jamie Vardy: Latihannya Lari-lari Terus
-
Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza
-
Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru
-
Usia Pensiun Jenderal Bintang Empat Polri Bisa Diperpanjang, Presiden Pegang Kunci
-
Menteri Keamanan Israel Jadi Tersangka Penyiksaan Aktivis Global Flotilla Sumud
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Alwi Farhan Bongkar Kunci Kalahkan Minoru Koga, Melaju ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Tumbangkan Wakil Hong Kong, Ubed Bongkar Kunci ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Rahasia Bogor Hornbills Tekuk Satria Muda 93-82: Serangan Agresif dan Mentalitas 120 Persen