Suara.com - Pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo gagal menampilkan performa apik di ajang MogoGP Aragon 2020.
Hal ini membuat dirinya harus rela tergusur dari klasemen sementara MotoGP 2020. Puncak klasemen saat ini diduduki oleh pembalap Suzuki, Joan Mir.
Kegagalan Quartararo meraih podium ini membuat dirinya memberi tanggapan terkait balap yang diselenggarakan di sirkuit Aragon tersebut.
"Balapan yang mengerikan. Tapi saya akan tambah sedih jika Mir menang, Maverick Vinales kedua dan Andrea Dovizioso ketiga," kata Quartararo dilansir dari Crash.
"Tapi dari seluruh hal negatif, saya hanya ingin melihat hal positif yang mana Alex Rins dan Alex Marquez finis di depan Mir," jelas Quartararo.
Ditambah dengan cederanya Marc Marquez yang cukup panjang, membuat peluang Quartararo semakin terbuka.
Namun mungkin ini menjadi tekanan tersendiri untuk Quartararo.
"Tekanan seharusnya tidak mengarah ke saya. Saya memang memimpin klasemen, tapi tim ini baru lahir tahun lalu. Ini tahun kedua saya di MotoGP dan saya juga bukan di tim pabrikan," ujar Quartararo.
"Seharusnya tekanan ada pada pembalap tim pabrikan. Jadi, saya merasa baik-baik saja. Hanya memiliki balapan sulit dengan masalah teknis," imbuhnya.
Baca Juga: Bertekad Bangkit, Fabio Quartararo Nyatakan 'Perang' dengan Suzuki
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang