Suara.com - Raihan pole position di MotoGP Teruel 2020 membuat semangat Takaaki Nakagami untuk mengulang torehan rider Jepang pendahulunya menguat.
Pebalap LCR Honda itu bertekad untuk mengakhiri puasa kemenangan rider Jepang di ajang MotoGP yang telah berlangsung selama 16 tahun.
Terakhir kali pebalap Negeri Sakura meraih kemenangan di MotoGP adalah pada 2004 lewat Makoto Tamada yang di masa itu juga menunggang motor Honda seperti Nakagami.
Tamada tak hanya sekali meraih kemenangan pada gelaran MotoGP 2004. Dia berhasil mencatatkan dua podium juara di MotoGP Rio de Janeiro dan MotoGP Jepang.
"Saya tidak terlalu ingat balapan itu, tapi mereka bilang kemenangan terakhir pebalap Jepang dicatatkan Tamada-san, pada 2004," kata Takaaki Nakagami dikutip dari Tuttomotoriweb, Minggu (25/10/2020).
“Enam belas tahun yang lalu, waktu yang lama telah berlalu sejak saat itu. Saya adalah teman baiknya, sebagai seorang anak saya menyaksikannya di TV ketika dia berjuang untuk kemenangan."
"Saya bangga bisa membawa pulang pole [position MotoGP Teruel 2020], langkah selanjutnya adalah [meraih] kemenangan," tambahnya.
Di MotoGP Teruel yang akan berlangsung hari ini, Minggu (25/10/2020) pukul 19.00 WIB, Nakagami mengaku sudah punya strategi untuk bisa merengkuh kemenangan.
Namun, dirinya tak naif. Dia menganggap pebalap lain, khususnya yang mengisi start tiga terdepan, yakni Franco Morbidelli dan Alex Rins adalah lawan yang sulit dikalahkan.
Baca Juga: Bikin Kejutan, Takaaki Nagakami Pun Tak Percaya Raih Pole MotoGP Teruel
“Saya sudah memikirkan strategi, tapi Morbidelli dan Rins sangat kuat di awal balapan, jadi saya berharap di atas segalanya mendapatkan awal yang baik," beber Nakagami.
"Saya ingin menikmati balapan, karena saya merebut pole position, hari Kamis saya mengumumkan kontrak baru, jadi saya tidak lagi stres dan saya memiliki lebih banyak kebebasan."
Berita Terkait
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat