Suara.com - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo merasa pesimis bisa meraih podium di MotoGP Teruel 2020.
Pembalap asal Prancisn ini sendiri hanya mampu menempati posisi keenam di kualifikasi MotoGP Teruel 2020.
Hal tersebut kemudian menjadi salah satu alasannya kenapa ia pesimis bisa meraih podium.
Ia sadar kalau Sirkuit Aragon bukanlah sirkuit favoritnya. Ia tidak memiliki feeling yang bagus saat melaju di Sirkuit Aragon.
"Kami punya ritme balap yang positif, tetapi itu tidak terlalu bagus untuk kualifikasi. Saya tidak punya feeling-nya," kata Quartararo, dikutip dari Speedweek.
"Aragon adalah lintasan, di mana saya memiliki banyak masalah. Kecepatan kami tidak fantastis," lanjut pembalap 21 tahun tersebut.
Merasa tidak kuat menghadapi MotoGP Teruel 2020, Quartararo pun berharap agar seri ini bisa segera berakhir sehingga balapan berikutnya dapat digelar.
Selanjutnya balapan akan dilangsungkan di Sirkuit Valencia dan Quartararo merasa bagus tampil di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya