Suara.com - Rider Repsol Honda Alex Marquez gagal mencetak hat-trick podium musim ini setelah membuat kesalahan khas pebalap rookie yang menyebabkannya terjatuh di MotoGP Teruel, Minggu (25/10/2020).
Adik juara dunia Marc Marquez itu tampil kencang pada paruh pertama lomba, start dari P10 hingga menyodok ke peringkat empat.
Berbekal dua finis runner-up beruntun, di MotoGP Prancis dan Aragon, Marquez ingin menjaga momentum itu untuk membuktikan dirinya.
Kesabaran Marquez diuji setelah melihat Joan Mir yang start dari P1, menyalip dia dan Johann Zarco untuk mengejar dua pebalap terdepan.
Marquez sadar harus mengatasi Zarco agar tidak kehilangan waktu. Namun, dalam lap ke-14 pebalap tim Repsol Honda itu justru terjatuh ketika bertarung dengan sang pebalap Prancis di belakang tiga pebalap terdepan.
"Ini kesalahan saya sepenuhnya. Saya sedikit kehilangan waktu dengan Zarco dan Mir sedikit membuka jaraknya dan saya mencoba mengejarnya. Mungkin terlalu cepat dan optimistis," kata Marquez seperti dilansir laman resmi MotoGP.
"Saya terlalu banyak memikirkan podium hari ini karena itu semua memungkinkan, tapi juga harus selalu dibarengi dengan kesabaran. Saya membuat kesalahan rookie lagi," ujarnya seperti dimuat Antara.
Marquez, yang musim depan digeser ke tim LCR Honda setelah tim Repsol Honda merekrut Pol Espargaro dari KTM, memiliki tiga balapan lagi sebelum musim balapan yang terdampak pandemi ini usai, dengan dua seri beruntun di Valencia dan satu seri pemungkas di Portugal bulan depan.
"Kami harus realistis dan lebih tenang lagi di Valencia nanti. Jika saya terjatuh ketika bertarung untuk posisi ke-15 maka kami perlu khawatir, tapi jika saya terjatuh ketika bertarung untuk podium itu hal lain."
Baca Juga: Hasil MotoGP Teruel 2020: Morbidelli Juara, Mimpi Nakagami Pupus
"Tentunya limitnya lebih ketat, lebih mudah untuk membuat kesalahan kecil. Setiap saat saya selalu mengingatkan diri saya agar tenang, 'tenang Alex, tenang.' Tapi di lap itu sepertinya saya lupa mengingatkan itu," kata Marquez.
Marquez saat ini menempati peringkat ke-13 klasemen dengan 67 poin. Secara matematis, pebalap Spanyol itu masih berpeluang bertarung untuk gelar musim yang sangat kompetitif tahun ini karena Mir memuncaki klasemen dengan koleksi 137 poin sementara 75 poin maksimal tersedia di tiga balapan terakhir.
Berita Terkait
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
4 Pembalap Ini Jadi Jagoan Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2026
-
Duo Marquez Rayakan Sukses MotoGP 2025 di Kampung Halaman, Disambut dengan Meriah
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia