Suara.com - Para pecinta UFC kini dipastikan tak bisa melihat aksi Khabib Nurmagomedov. Pasalnya, petarung asal Russia itu telah memutuskan pensiun usai mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 254, Minggu (25/10/2020) dini hari WIB.
Khabib mengakhiri perlawanan Gaethje pada ronde kedua dengan kemenangan submission, setelah menggunakan triangle choke yang membuat petarung AS itu tidak sadarkan diri. Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan impresif Khabib yakni 29 kemenangan tanpa kekalahan.
Sebelum laga tersebut, banyak pihak meragukan apakah Khabib yang kini berusia 32 tahun akan mampu tampil baik saat melawan Gaethje. Mengingat sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov tutup usia akibat komplikasi yang disebabkan COVID-19 pada Juli silam.
Sebagaimana diketahui, Abdulmanap telah melatih Khabib bertarung sejak usia dini. Bahkan sang ayah dikenal keras dalam melatih sang anak sehingga bisa sesukses sekarang.
Hal itu terbukti saat video Khabib latihan dengan beruang viral pertengahan 2016 lalu setelah diunggah oleh akun Youtube bernama Sadam Astamirov. Kala itu Khabib kecil yang berusia sembilan tahun terlihat berlatih gulat dengan anak beruang.
Tanpa rasa takut, Khabib gigih menjatuhkan beruang dengan segenap kemampuannya. Alhasil, petarung 32 tahun itu tak pernah takut dengan siapa pun lawannya di atas ring.
Setelah tumbuh dewasa, Khabib justru makin menambah porsi latihannya. Petarung berjuluk The Eagle itu berlatih berenang di sebuh sungai dengan arus deras.
Latihan di sungai dengan arus deras itu pun sempat viral di media sosial pada 2019 silam.
Kini Khabib Nurmagomedov telah memutuskan pensiun di usia 32 tahun. Salah satu penyebabkan karena sang ayah Abdulmanap telah meninggal dunia, dan ia tak bisa bertarung tanpa kehadirannya.
Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Ternyata Patah Kaki Sebelum Pertandingan Terakhirnya
"Saya berbicara dengan ibu saya tiga hari yang lalu. Ia tidak ingin saya bertarung tanpa ayah saya, namun saya berjanji kepadanya bahwa ini merupakan pertarungan terakhir saya, dan saya menepatinya, saya harus melakukannya," kata Khabib di octagon, seperti dikutip The Sun.
"Inilah pertarungan terakhir saya. Saya hanya menginginkan satu hal dari UFC, Anda memberikan saya petarung pound for pound nomor satu di dunia, karena saya berhak atas hal itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kenang-Kenangan Mengejutkan Si Beruang Kutub: Kritik Sunyi untuk Diktator
-
Kronologis UFC Larang Seumur Hidup Dillon Danis Gegara Baku Hantam dengan Tim Islam Makhachev
-
SUV Terbalik, Petarung UFC Deiveson Figueiredo Selamat dari Kecelakaan Horor
-
Diledek Juara yang Membosankan, Islam Makhachev Berani Hajar Ilia Topuria?
-
Hancurkan Della Maddalena, Islam Makhachev: Buka Pintu White House, Saya Datang!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya