Suara.com - MotoGP Eropa 2020 yang digelar di sirkuit Valencia resmi berakhir. Pembalap Yamaha justru tidak terlihat di podium di balapan ini, salah satunya Franco Morbidelli.
Pembalap Petronas Yamaha SRT ini justru mengatakan lega usai MotoGP Eropa 2020. Lho kok bisa? Padahal ia tidak podium.
Perasaan lega ini justru diungkapkan lantaran dirinya mampu finish, tidak mengalami masalah pada mesin ataupun crash.
Morbidelli hanya mampu meraih peringkat 11 di MotoGP Eropa 2020 ini. Ia merasa sedikit kecewa setelah melihat dirinya menjadi pembalap Yamaha terdepan.
"Melihat pembalap Yamaha lainnya kesulitan membuat perasaan sedikit lega," kata Morbidelli, dikutip dari Motosan.es.
"Perasaan saya sedikit lega karena saya tahu kesulitan yang saya alami tidak separah pembalap lainnya dan karena saya finis di posisi terbaik," jelas Morbidelli.
Meski begitu, ia pun tetap akan berusaha hingga akhir balap musim MotoGP 2020 ini.
Ia selalu menebar benih-benih pikiran positif agar dirinya mampu menjadi yang terbaik selama balapan.
"Itu bagian dari karakter saya. Saya tidak pernah berekspektasi apa pun sebelum akhir pekan balapan," ucap Morbidelli.
Baca Juga: Ambisi Franco Morbidelli Kejar Titel Juara MotoGP 2020 di 3 Seri Pamungkas
"Saya selalu dalam suasana hati yang baik dan mencoba menunjukkan usaha terbaik dan membuat pencapaian yang terbaik," pungkas murid Valentino Rossi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini