Suara.com - Pebalap tim Red Bull Max Verstappen mengaku frustrasi dan kecewa setelah gagal meraih pole position di sesi kualifikasi Grand Prix Turki yang berlangsung di tengah guyuran hujan pada Sabtu (14/11/2020).
Pebalap berusia 23 tahun itu memimpin ketiga sesi latihan bebas dan kualifikasi sebelum Lance Stroll dari tim Racing Point memasang ban intermediate dan mengalahkan sang pebalap Belanda untuk posisi start terdepan.
"Kami seharusnya melakukan yang lebih baik dalam pergantian ban. Kami tentunya melewatkan sesuatu di sini," kata Verstappen seperti dikutip Reuters.
"Ketika kalian selalu menjadi yang pertama, dan keluar sebagai yang kedua, itu bukan hal yang kalian inginkan," sambungnya.
Verstappen mengaku mengalami kesulitan menggunakan ban intermediate di bagian akhir babak kualifikasi. Ia tidak bisa memacu jet daratnya secara maksimal setelah terlalu nyaman dengan ban basah yang dipakai sebelumnya.
"Aku kesal karena sepanjang akhir pekan ini aku merasa nyaman dan sekarang aku merasa kacau," kata pebalap yang telah memenangi sembilan Grand Prix namun baru dua kali start dari pole position itu.
"Jelas ada yang tidak bekerja dari kami dengan ban itu, dan iya sangat mengecewakan ketika kalian finis pertama di setiap sesi," tambahnya seperti dikutip Antara.
"Ini tidak aku sukai, tapi aku tidak bisa setiap saat positif, kemudian mengatakan, kalian masih di posisi kedua, tapi aku selalu ingin yang terbaik, aku selalu mencoba lebih baik."
Verstappen menguasai ketiga sesi latihan bebas di trek Istanbul Park dengan aspal baru yang terbukti licin dan memiliki daya cengkeram rendah pada Jumat (13/11/2020) dan Sabtu (14/11/2020).
Baca Juga: Akhiri Dominasi Mercedes, Lance Stroll Raih Pole Perdana di GP Turki
Sedangkan Lewis Hamilton, yang bisa mengunci titel juara dunia ketujuhnya untuk menyamai rekor Michael Schumacher pada Minggu, kewalahan di kualifikasi dan akan start dari P6.
Namun, Verstappen pesimistis tentang peluang menyalip di balapan nanti.
"Aku rasa sangat sulit menyalip di sini karena hanya ada satu lintasan, jadi kalian tidak bisa keluar lintasan itu karena kalian akan kehilangan banyak daya cengkeram. Jadi kita akan lihat bagaimana kami mengatasinya."
Berita Terkait
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Mengenal McLaren F1, Salah Satu Holy Trinity dengan Setir di Tengah Kabin
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam