Suara.com - Tim Suzuki Ecstar menatap MotoGP Portugal 2020 dengan motivasi penuh. Pada balapan yang akan berlangsung Minggu (22/11/2020) pukul 21.00 WIB itu, tim asal Jepang berkesempatan meraih triple crown atau tiga mahkota MotoGP 2020.
Joan Mir sudah mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2020 di Valencia pekan lalu bersamaan dengan keberhasilan Suzuki Ecstar mengunci gelar tim terbaik.
Kini, pabrikan asal Hamamatsu Jepang itu mengincar mahkota ketiganya dalam persaingan ketat dengan Ducati yang sama-sama memiliki 201 poin di klasemen konstrukor.
Namun, upaya Suzuki Ecstar dipastikan tak akan mudah. Jalan terjal sudah menanti lantaran hasil kualifikasi MotoGP Portugal 2020 pada Sabtu (21/11/2020) cukup mengecewakan.
Dua pebalap mereka, Joan Mir dan Alex Rins akan start jauh dari barisan terdepan. Rins yang sempat tampil kompetitif di sesi latihan bebas, bakal start di posisi ke-10.
Sementara Joan Mir sang juara dunia MotoGP mendapat nasib buruk. Dia terlempar ke posisi 20 setelah gagal melewati sesi kualifikasi pertama.
"Hari ini tidak mudah. Alex mendapati hasil baik di FP3 pagi ini tapi ketika kualifikasi dia tidak mampu lebih baik dari posisi kesepuluh," demikian manajer tim Davide Brivio dikutip dari Antara, Minggu (22/11/2020).
"Joan sedikit tidak percaya diri di kualifikasi, karena dia tidak memiliki perasaan yang sama dengan motornya seperti kemarin."
"Dia merasa sangat bagus saat itu. Posisinya jauh di belakang, tapi kami tahu dengan perasaan yang baik dia masih bisa membalap dengan baik dan memperbaiki posisinya."
Baca Juga: MotoGP Portugal: Miguel Oliveira Tercepat di FP1
MotoGP terakhir kali menggelar balapan di Portugal pada 2012 di Sirkuti Estoril dan tahun ini ajang balap motor paling bergengsi itu menyambangi Sirkuit Algarve di Portimao, Portugal untuk pertama kalinya.
Setelah titel juara dunia dikunci Mir, pebalap lainnya secara matematis masih memiliki peluang memperebutkan peringkat kedua di klasemen yang saat ini ditempati oleh Franco Morbidelli.
Rins, yang berada di peringkat tiga klasemen, akan memutar strategi di balapan nanti demi posisi runner-up dan membantu Suzuki meraih ambisinya menyapu bersih titel tahun ini.
"Kita lihat apa yang bisa kami lakukan besok. Saya akan start dari baris keempat di posisi kesepuluh, dan saya rasa saya bisa melakukan sesuatu," kata Rins.
"Catatan waktu lap saya bagus dan perasaannya baik, dan meski trek ini cukup sempit dan teknis, saya merasa positif.
"Sesi pemanasan esok hari akan penting untuk menguji ritme saya lagi, karena sekarang kami yakin dengan setup, jadi langkah berikutnya adalah merasa sedikit nyaman dengan ritme saya.
"Saya akan berusaha sangat keras untuk mencapai posisi sebaik mungkin untuk mengakhiri musim ini dengan baik dengan tim saya dan dengan harapan tiga mahkota."
Sementara itu Mir mengalami sejumlah kendala teknis dengan motornya yang menghalanginya meraih posisi start yang lebih menguntungkan.
"Tapi secara umum saya merasa baik di sini, jadi saya yakin bahwa tim dan saya bisa membenahi semuanya besok untuk meraih kembali kecepatan saya dengan baik dan kembali dengan kuat," kata Mir.
Ducati tampil cukup kompetitif di sesi latihan bebas dan kualifikasi dan pabrikan asal Bologna itu tak akan membiarkan titel tersebut lepas ketika kedua wakilnya, Jack Miller dan Johann Zarco akan start dari posisi yang lebih menguntungkan di P3 dan P7.
Jika Suzuki merebut gelar itu maka akan menjadi yang pertama bagi pabrikan Hamamatsu itu sejak 1982 sedangkan Ducati terakhir kali menjadi juara konstruktor pada 2007 dan Yamaha pada 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis