Suara.com - Nama Joan Mir seketika terpatri di buku sejarah dunia balap usai dirinya secara mengejutkan mampu mengakhiri puasa gelar MotoGP yang dialami tim pabrikan Suzuki. Gelar yang terakhir mereka raih pada 2000 tersebut tergolong istimewa.
Salah satu keistimewaannya adalah bahwa gelar ini menunjukkan konisistensi serta daya saing dari pabrikan berlogo "S" tersebut, yang selama ini cuma dianggap sebagai tim 'peramai'.
Merasa makin percaya diri, Joan Mir pun tak sabar menghadapi MotoGP 2021 agar bisa berduel dengan juara dunia delapan kali, Marc Marquez.
"Ini akan sangat bagus, saya tak sabar untuk bertarung dengan Marc," tutur pembalap Spanyol tersebut seperti dikutip dari Motorsport, Sabtu (12/12/2020).
"Faktanya, kami harus meningkatkan kecepatan Suzuki sebab motor kami sangat seimbang, namun tentu saja ini bukan motor terkencang untuk mengalahkannya, kammi butuh lebih cepat," imbuhnya.
"Ini penting, kami menang gelar bukan karena saya tercepat, tapi karena saya paling cerdas," lanjutnya.
Rekan setim Alex Rins ini juga membeberkan bahwa usai menjadi juara, kini dirinya merasa mendapat tekanan ekstra.
"Tentu saja ada tekanan tambahan, anda memenangi gelar ini, di taun depan anda harus mengulanginya, ini tujuannya. Anda tak bisa bilang tidak, mari kita lihat apakah saya bisa finis di lima besar," pungkasnya.
Baca Juga: Isu Dovizioso Gantikan Marc Marquez Makin Santer, Ini Kata Test Rider Honda
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1