Suara.com - Klub-klub peserta Liga Bola Basket Indonesia (IBL) sepakat untuk tidak menggunakan pemain naturalisasi pada kompetisi musim 2021.
Kesepakatan tersebut diambil sehubungan dengan terbatasnya jumlah pemain naturalisasi yang tersedia dan memenuhi aturan IBL.
Jika mengacu pada peraturan sebelumnya, pemain naturalisasi merupakan pemain berkewarganegaraan Indonesia yang memperoleh haknya melalui proses naturalisasi, namun dalam prosesnya, pemain naturalisasi dapat dipilih melalui mekanisme pemilihan bersama pemain asing lewat draft IBL.
Akan tetapi, IBL memutuskan untuk menyempurnakan aturan mengenai pemain naturalisasi yang disebut sebagai lokal naturalisasi.
Berdasarkan peraturan baru, setiap klub hanya boleh meminang pemain naturalisasi yang sudah memiliki paspor Indonesia paling tidak 365 hari sejak pengesahan serta dapat persetujuan dari PP Perbasi.
"Dari penyempurnaan ini diharapkan untuk dapat memberi aturan serta kesempatan lebih baik kepada pemain naturalisasi yang ada,” kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah seperti di kuitp Antara dari dalam laman resmi IBL, Kamis (17/12/2020).
Meski demikian, Junas mengatakan bahwa klub-klub peserta IBL pada akhirnya sepakat untuk menggunakan pemain naturalisasi pada kompetisi musim 2022, mengingat waktu persiapan saat ini yang sangat pendek. Sebagian besar klub juga telah mempersiapkan roster-nya untuk musim depan.
Pemilik klub Louvre Surabaya Erick Herlangga, misalnya, sepakat dengan rencana penggunaan pemain lokal naturalisasi untuk musim kompetisi IBL 2022.
“Saat ini di tengah masa pandemi memang lebih baik berkonsentrasi pada pembentukan tim dengan roster pemain lokal yang sudah dipersiapkan," tutur Erick.
Baca Juga: Sebulan Jelang Kompetisi 2021, IBL Gelar Simulasi
Berita Terkait
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang