Suara.com - Dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, MotoGP 2020 ini bisa dibilang merupakan salah satu musim penuh kejutan.
Tak cuma kemunculan juara dunia baru. Di tiap balapan, ada saja momen-momen mengejutkan yang membuat jalannya balapan semakin seru.
Selain itu, di luar lintasan, beberapa pembalap melakukan manuver tak terduga, membuat mereka ramai dipergunjingkan.
Dan berikut adalah deretan pembalap yang patut disorot usai berakhirnya ajang tahun ini. Siapa saja?
1. Alex Marquez
Datang sebagai debutan, adik dari Marc Marquez ini mengawali kompetisi dengan serentetan hasil buruk. Ia pun kerap jadi sasaran kritik lantaran dirinya dianggap gagal tampil sekompetitif sang kakak. Namun, di paruh akhir kompetisi, ia mampu menyemalatkan muka Honda yang nyaris puasa podium, dengan dua podium yang ia raih.
Namun, raihan tersebut tak mampu menyelamatkannya dari kehilangan posisi di tim pabrikan. Alex bakal merapat ke tim LCR Honda musim depan, sementara posisisnya digantikan oleh Pol Espargaro dari KTM.
2. Fabio Quartararo
Sempat moncer di awal musim, Quartararo banyak dijagokan sebagai kandidat kuat juara MotoGP musim ini. Namun, alih-alih angkat trofi, pembalap ini justru mengalami penurunan performa, membuatnya terdampar di urutan delapan klasemen.
Baca Juga: Top 5 Sport: Bawa Danilo Petrucci ke Timnya, Ini Harapan dari Bos KTM
3. Marc Marquez
Cedera yang tak kunjung usai membuat juara dunia delapan kali ini banyak dinanti untuk kembali ke lintasan usai absen nyaris semusim. Bahkan untuk pertama kalinya, Marquez cuma meraih 0 poin sepanjang kompetisi akibat cedera tersebut.
Belum lagi usaha nekatnya untuk segera kembali balapan di seri kedua di Jerez, membuat cederanya makin parah dan malah membuatnya menepi hingga tahun depan.
4. Andrea Dovizioso
Absennya Marc Marquez membuat sang seteru, Dovizioso banyak dijagokan sebagai juara musim ini. Namun pembalap tersebut justru gagal menunjukkan performa mengesankan, sehingga kehilangan peluang emas untuk meraih gelar.
Belum lagi drama mengenai perpanjangan kontrak bersama Ducati, yang akhirnya membuat sang pembalap Italia ini digantikan oleh Jack Miller.
5. Joan Mir
Datang sebagai pembalap non unggulan, pembalap Suzuki ini justru konsisten berada di barisan depan, membuatnya berhasil mengunci gelar dan mengalahkan nama-nama tenar, seperti Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, bahkan rekan setimnya, Alex Rins.
Mir juga berhasil membawa Suzuki untuk mengakhiri puasa juara dunia yang terakhir mereka raih sejak 2000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M