Petinju kenamaan Indonesia Daud Yordan batal tampil dalam duel perebutan gelar di Marina Bay, Singapura. Semula duel ini direncanakan berlangsung pertengahan April 2020.
Presiden Direktur Mahkota Promotion Gustiantira Alandy—promotor Daud Yordan—menjelaskan wabah virus Corona jadi alasan utama pertarungan Daud melawan petinju Jepang ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
"Rencananya kan pertengahan April, tapi kemarin kami mendapat kabar dari pihak Singapura bahwa pemerintah di sana tak mengizinkan adanya event besar lantaran adanya wabah virus Corona," ujar Tira saat dihubungi Suara.com, 18 Februari lalu.
Tira menjelaskan, duel Daud Yordan di Singapura sejatinya bakal memperebutkan gelar dari badan tinju dunia WBO.
Duel Deontay Wilder vs Tyson Fury jilid II
Duel perebutan sabuk juara dunia kelas berat WBC antara Deontay Wilder vs Tyson Fury jilid II jadi pembuka tahun 2020 yang amat epik bagi dunia tinju internasional.
Duel Wilder vs Fury berlangsung di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, 23 Februari lalu.
Pertarungan antara dua 'raksasa' ini begitu dinantikan sampai-sampai memecahkan rekor pendapatan tiket tinju kelas berat sepanjang masa.
ESP melaporkan dana yang terkumpul dari tiket penjualan Wilder vs Fury mencapai 16,9 juta dolar AS atau sekitar Rp 235,4 miliar.
Baca Juga: Tahun Depan, Manny Pacquiao Bidik Dua Pertarungan Tinju
Jumlah dana yang terkumpul itu melampaui rekor sebelumnya yakni duel perebutan gelar juara dunia kelas berat antara Lennox Lewis vs Evander Holyfield pada 1999.
Saat itu, penyelenggara berhasil mengantongi pendapatan dari hasil penjualan tiket Lewis vs Holyfield hingga mencapai 16,8 juta dolar AS atau sekitar Rp 234,6 miliar.
Pertarungan Wilder vs Fury sendiri berakhir untuk kemenangan The Gypsy King. Wilder selaku pemegang sabuk tak kuasa menahan gempuran petinju asal Britania Raya tersebut.
Wilder menyerah dari Fury dengan status technical knockout (TKO) di saat ronde ketujuh tersisa 1 menit 20 detik. Kala itu, Fury membombardir Wilder hingga telinganya berdarah.
Bintang tinju dunia ditangkap karena mabuk
Bintang tinju dunia Adrien Broner ditangkap kepolisian Miami, Amerika Serikat pada 13 Maret 2020.
Penangkapan yang terjadi sekitar pukul 8.45 malam waktu setempat, lantaran Broner diketahui berkendara dalam keadaan mabuk (DUI/Driving Under Influence).
Petugas langsung menahan petinju 30 tahun dengan dakwaan DUI itu setelah bangun cukup lama setelah mengambil gelas mug yang terjatuh.
Ini bukanlah kali pertama Adrien Broner berurusan dengan hukum. Ia sebelumnya dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap banyak perempuan.
Alexander Povetkin pukul KO Dillian Whyte
Petinju veteran Rusia Alexander Povetkin mematahkan semangat berkobar dari juara dunia kelas berat interim WBC Dillian Whyte.
Dalam pertarungan di Matchroom Fight Camp, Brentwood, Essex, Inggris, 23 Agustus lalu, dia menganvaskan Whyte dengan status KO pada ronde kelima.
Povetkin yang sudah berusia 40 tahun secara luar biasa menghancurkan Dillian Whyte dengan pukulan upercut tangan kiri yang begitu keras.
Saking kencangnya pukulan Povetkin, Dillian Whyte tak hanya tesungkur. Dia jatuh dan bahkan sempat kehilangan kesadaran.
Mike Tyson ngobrol bareng eks Menteri Susi Pudjiastuti
Legenda tinju dunia Mike Tyson 'bertemu' secara virtual dengan eks Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti pada 2 Oktober 2020.
Dalam program acara "Life Lessons From The Champ" yang disiarkan Mola TV, Tyson mengisahkan banyak hal tentang hidupnya, termasuk saat-saat sulit dipenjara.
Ya, Mike Tyson yang merupakan salah satu petinju kelas berat paling hebat dalam sejarah, sempat berada di titik terendah kehidupan.
Gemerlapnya hidup sebagai petinju, membuat pria berjuluk Iron Mike sempat gelap mata. Banyak uang menjadikan perilakunya tak terkendali, dari mulai menggunakan obat-obatan hingga seks bebas.
"Itu bukanlah hal yang baik untuk dibicarakan. Kehidupan di penjara itu sangat membosankan," kata Mike Tyson menjawab pertanyaan Susi Pudjiastuti.
"Anda kehilangan kebebasan, anda dikunci 24 jam di dalam. Itu sangat tidak menyenangkan," tambahnya.
Teofimo Lopez jadi juara dunia sejati
Petinju Amerika Serikat, Teofimo Lopez berhasil menjadi juara dunia sejati kelas ringan di usianya yang masih terbilang muda, 23 tahun pada 18 Oktober lalu.
Dia berhasil menorehkan prestasi itu setelah mengalahkan superstar tinju asal Ukraina Vasyl Lomachenko dengan status menang angka mutlak.
Tiga juri memberikan angka kemenangan untuk Teofimo Lopez. Rinciannya dengan skor 116-112, 117-111, dan 119-109.
Mike Tyson kembali naik ring, lawan Roy Jones Jr
Mike Tyson yang sudah pensiun pada 2005 kembali memutuskan untuk naik ring lagi. Dia tampil dalam pertarungan ekshibisi delapan ronde menghadapi veteran tinju Roy Jones Jr.
Duel yang bertujuan untuk menggalang dana sosial itu tersaji di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat pada 29 November lalu. Pertarungan itu rampung tanpa pemenang.
Dalam usianya yang sudah 54 tahun, Tyson tampil agresif, cepat, dan lebih banyak mengayunkan pukulan ke arah badan Jones.
Sedangkan Jones (51) sesekali memukul kemudian menghindar atau merangkul Tyson di masing-masing ronde yang berdurasi dua menit itu.
Melawan Roy Jones Jr menjadi pertarungan perdana Mike Tyson sejak kali terakhir naik ring pada 2005 silam. Saat itu Tyson kalah dari Kevin McBride, untuk kemudian pensiun dari dunia tinju.
Sementara bagi Roy Jones Jr, ini merupakan kali pertama dia kembali naik ring dalam dua tahun terakhir. Pertarungan terakhirnya di ring tinju adalah pada 2018.
Anthony Joshua vs Kubrat Pulev
Petinju kenamaan asal Britania Raya, Anthony Joshua menang KO atas Kubrat Pulev dalam pertarungan di Wembley Arena, London, pada 12 November lalu.
Hasil itu membuat Joshua berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO.
Pertarungan yang diwarnai adu jotos cepat ini dimenangkan Anthony Joshua pada ronde kesembilan.
Sebelum menganvaskan lawannya, Joshua memang terlihat begitu dominan di atas ring. Pulev bahkan berhasil dia jatuhkan dengan uppercut di ronde ketiga.
Namun, petinju asal Bulgaria itu masih mampu bangkit sebelum hitungan kesepuluh wasit dan pertarungan kembali dilanjutkan.
Pulev terus terpojok pasca momen terjatuh di ronde ketiga. Puncaknya terjadi di ronde kesembilan saat pukulan kanan Joshua telak mengenai wajah Pulev hingga terkapar dan tak mampu bangkit lagi.
Ini adalah kali pertama Anthony Joshua mempertahankan sabut juara dunia kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO selepas merebutnya dari tangan Andny Ruiz Jr.
Prospek pertarungan Anthony Johsua vs Tyson Fury
Kemenangan atas Kubrat Pulev 12 Desember lalu membuat Anthony Joshua semakin dekat untuk bertarung dengan pemegang sabuk juara dunia kelas berat WBC Tyson Fury.
Namun, sebelum duel perebutan gelar juara dunia kelas berat tak terbantahkan (undisputed champion) itu terelaisasi, kedua petinju dijadwalkan menghadapi lawan-lawan lain terlebih dulu.
Sebelum menghadapi Tyson Fury yang direncanakan berlangsung awal tahun depan, Johsua dijadwalkan harus menjalani duel mandatory (wajib) menghadapi Usyk untuk mempertahankan sabuk juara dunia WBO.
Sementara Tyson Fury juga dinanti agenda duel jilid III menghadapi Deontay Wilder yang pada Februari 2020 lalu berhasil dia taklukan dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas berat WBC.
Terkait 'batu sandungan' itu, promotor Joshua, Eddie Hearn sempat mengatakan bahwa dia punya tugas untuk membuat duel besar antara kliennya dan Tyson Fury teralisasi, bahkan jika tidak ada sabuk yang diperebutkan sekalipun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026