Suara.com - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii begitu emosional dalam merayakan gelar juara Yonex Thailand Open 2021 pada Minggu (17/1/2021). Dia terlihat berlutut dan menangis.
Greysia Polli yang berpartner dengan Apriyani Rahayu sukses merengkuh gelar juara usai menundukan wakil tuan rumah Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dengan skor 21-15, 21-12 di Impact Arena, Bangkok.
Pasca meraih kemenangan, Greysia Polii terlihat begitu emosional. Dia berlutut dan menangis sampai-sampai harus ditenangkan Apriyani Rahayu di pinggir lapangan.
Selebrasi emosional itu nyatanya tak hanya menunjukkan kebahagiaan Greysia Polii yang bersama Apriyani baru bisa merasakan gelar juara dari turnamen BWF World Tour level Super 1000 tersebut.
Lebih dari itu, Greysia Polii begitu emosional karena ada duka dan kesedihan di balik kemenangan monumental tersebut. Ya, keluarga Greysia tengah mendapat cobaan.
Kakak Greysia Polli, Rickettsia Polii, diketahui belum lama meninggal, sementara ibundanya terkena Covid-19. Di luar itu, Greysia yang belum lama ini menikah, harus meninggalkan sang suami, Felix Djimin, demi membela Indonesia di arena bulutangkis.
"Senang bisa jadi juara di sini, tapi mixed feeling juga, karena hmm.. Iya masih harus terus berjuang dan mikirin keluarga juga di rumah gitu, mikirin suami juga kasian, abis nikah ditinggal gak boleh ketemu, ya kan," kata Greysia Polii dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (18/1/2021).
Bagi Greysia, kemenangan ini tak hanya penting untuk dirinya dan Apriyani. Tapi merupakan hadiah pernikahan dan juga sebuah motivasi untuk keluarganya yang tengah diterpa musibah.
"Aku dedikasi gelar juara ini buat keluarga aku yang sedang berjuang (melawan Covid-19), terus mereka sedang kehilangan kan. Jadi ya pikiranku kemana-mana, mixed feeling, abis kakak meninggal dan mamah covid," kata Greysia dengan tegar.
Baca Juga: Juarai Thailand Open 2021, Greysia / Apriyani Bangga dan Bersyukur
Setelah Yonex Thailand Open, Greysia/Apriyani sudah ditunggu dua turnamen lanjutan yakni Toyota Thailand Open (19-24 Januari), dan BWF World Tour Finals 2020 (27-31 Januari).
Tag
Berita Terkait
-
Top 5 Sport: Greysia / Apriyani Rebut Gelar Juara di Thailand Open 2021
-
Hasil Lengkap Final Thailand Open 2021, Greysia / Apriyani Raih Gelar Juara
-
Usai Gagal Juara di Thailand Open 2021, Melati: Kami Harus Banyak Koreksi
-
Greysia / Apriyani Juara Thailand Open 2021 Usai Tekuk Pasangan Tuan Rumah
-
Tekuk Pasangan Tuan Rumah, Greysia / Apriyani Juara di Thailand Open 2021
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3