Suara.com - Tahun ini menandai lembar baru mengenai kiprah Pol Espargaro selama berkompetisi di MotoGP. Usai beberapa musim balapan bersama tim satelit Yamaha dan tim pabrikan KTM, pembalap Spanyol tersebut kini bakal membela tim barunya, Repsol Honda.
Walau belum berkesempatan menjajal motor ini di lintasan, Espargaro berujar bahwa motor balap Honda, RC213V, mudah dikendarai.
Ucapan ini bertolak belakang dengan apa yang dikatakan oleh beberapa pembalap Honda sebelumnya, khususnya Jorge Lorenzo.
"Saya telah melihat motor ini berkali-kali dalam foto dan video dan saya melihat ini adalah motor yang cukup fisik dan kecil. Sepeda yang lebih pendek ini di mana Anda dapat mengatur motornya seperti yang Anda inginkan, cenderung bergerak sedikit lebih banyak tetapi ini adalah jenis sepeda yang saya gunakan. suka bersepeda. Anda memiliki banyak masukan tentang sepeda, Andalah yang memberi tahu sepeda apa yang harus dilakukan," ucapnya, dikutip dari halaman resmi MotoGP, Kamis (21/1/2021).
"Terkadang, pasti, Anda perlu memaksa sepeda untuk melakukan satu atau dua hal yang tidak ingin dilakukan oleh motor, tetapi itulah cara saya mengendarainya. Saya suka late braking, dan saya telah melihat bahwa setiap pebalap yang naik Repsol Honda berhasil mengerem sangat terlambat dan sangat agresif, hal yang sangat menguntungkan saya karena gaya balapan saya," lanjutnya.
Walaupun terkesan percaya diri, saudara dari Aleix Espargaro ini mengatakan bahwa dirinya gugup saat memikirkan tentang momen di mana ia akan mengendarai motor ini pertama kali di lintasan balap.
"Saya sudah tahu bahwa saya akan gugup, sangat gugup, gemetar dan saya tidak berpikir saya akan tidur sehari sebelumnya! Ini adalah bagian dalam hidup saya yang selalu saya coba bayangkan. Saya benar-benar melihat ke depan. hingga saat saya naik sepeda untuk pertama kalinya. Saya pikir ini adalah momen yang akan saya ingat selama sisa hidup saya dan saya sangat ingin menikmatinya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan