Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja akan menghadapi wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa di babak pertama Swiss Open 2021.
Ini bakal jadi pertemuan ketiga kedua pasangan, dengan perjumpaan terakhir berlangsung di babak pertama Yonex Thailand Open pada pertengahan Januari 2021 lalu.
Pada pertandingan di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Hafiz/Gloria secara mengejtukan keok dari pasangan peringkat 19 itu dengan skor 11-21 29-27 16-21.
Gloria Emanuelle Widjaja mengaku akan berusaha membalas kekalahan dari Rankireddy/Ponnappa. Bersama Hafiz, dia tak ingin jatuh ke lubang yang sama.
"Yang pasti dari kesalahan-kesalahan kami kemarin di Thailand, kami akan coba bermain lebih kongkret di lapangan," kata Gloria dalam acara jumpa media via Zoom, Rabu (24/2/2021).
Swiss Open 2021 jadi turnamen penting bagi Hafiz/Gloria yang kini tengah mengumpulkan poin kualifikasi guna lolos ke Olimpiade Tokyo tahun ini.
Jawara Thailand Open 2018 itu untuk sementara duduk di peringkat kedelapan klasemen Race to Tokyo, atau batas minimal untuk merebut tiket Olimpiade.
mereka saat kini mengumpulkan 60.851 poin, atau hanya terpaut 295 angka dari wakil Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet yang menguntit satu strip di bawahnya.
"Di Thailand kemarin kami benar-benar diserang dan tak punya peluang untuk melancarkan serangan balik. Kami justru mengikuti pola mereka," kata Gloria.
Baca Juga: BWF Perpanjang Kualifikasi Olimpiade Tokyo Hingga Pertengahan Juni
"Untuk Swiss Open 2021 nanti, kami sudah mengatur strateginya masing-masing. Jangan sampai hasil buruk di Thailand Open terulang lagi," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Demi Lolos Olimpiade, Hafiz/Gloria Rela Absen di All England 2021
-
Jelang Swiss Open, Hafiz/Gloria Latihan Mengejar Lampu
-
PBSI: Wakil Indonesia dari Swiss Tak Lanjut ke All England
-
Jadwal Kualifikasi Olimpiade Kian Tak Pasti, Richard Mainaky Tak Cemas
-
Ada Ulah Malaysia dalam Keputusan BWF Tunda Indonesia Open 2021
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa
-
Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder
-
Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
-
Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026