Suara.com - Petenis nomor satu dunia WTA Ashleigh Barty mengaku merasa lebih nyaman untuk bepergian dan juga bertanding setelah menerima vaksin COVID-19 pada awal Maret.
Barty dan pelatihnya dari Australia, Craig Tyzzer, merupakan segelintir orang dari beberapa petenis yang sudah menerima vaksin COVID-19 melalui inisiatif WTA Tour.
"Senang mengetahui bahwa kami memiliki lapisan perlindungan ini. Punya perlindungan ekstra membuat kami sedikit lebih nyaman," kata Barty, seperti dilansir Antara dari Reuters, Kamis.
Meski merasa tenang karena telah mendapat vaksin, namun Barty sebisa mungkin tetap mematuhi aturan pembatasan sosial dan protokol kesehatan yang berlaku.
"Kami masih melakukan hal yang benar, mematuhi semua aturan dan pedoman yang ditetapkan oleh badan pengatur," pungkasnya.
Barty termasuk di antara mereka yang memanfaatkan tawaran vaksin dari WTA. Namun petenis berusia 25 tahun itu memastikan ia tidak melompati antrian.
"Kami mencari jalan yang berbeda dan mendapatkan vaksinasi tanpa melompati antrian di Australia. Kami sudah berusaha mencari kepastian, tapi tidak bisa mendapatkan jawaban pasti sebelum berangkat ke Amerika awal Maret," ungkap Barty.
"Akhirnya kami bisa mendapatkan vaksin, seperti juga banyak petenis lain melalui penawaran dari WTA," tambahnya.
Barty menghabiskan musim tenis tahun lalu di Australia dan tidak bepergian ke luar negeri karena pandemi COVID-19. Turnamen WTA 1000 Miami Open pada Maret lalu menjadi ajang pertamanya di luar negeri sejak Februari 2020.
Baca Juga: French Open, Awal Baru bagi Petenis Putri Nomor Satu Dunia
Berita Terkait
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Aldila Sutjiadi Sesalkan Harus Hadapi Priska di Babak Pertama WTA Chennai
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026