Suara.com - Pol Espargaro mengungkapkan kekecewaannya setelah mendapati akhir pekan Grand Prix Spanyol yang "berantakan" karena sejumlah paket yang berbeda yang dibawa Honda di Sirkuit Jerez, Spanyol.
Sang pebalap Spanyol, seperti dikutip laman resmi MotoGP, Senin (3/5/2021), mengungkapkan setidaknya tiga paket berbeda dari motor RC213V digunakan di Jerez; satu untuk Marc Marquez, satu dengan sasis 2020 untuk Takaaki Nakagami dari tim satelit LCR Honda, dan satu lagi untuk dirinya sendiri.
Pabrikan Jepang itu hari ini berusaha menemukan jawaban atas jebloknya performa mereka di awal musim ketika MotoGP menggelar tes ofisial selama satu hari di Jerez.
Marquez tampak menggunakan sasis 2021 dan 2020 di garasi tim Repsol Honda, bersama sang adik Alex Marquez dan Nakagami menguji paket aerodinamika baru.
Namun, Marquez, yang sempat terjatuh keras di FP3 dan sesi pemanasan GP Spanyol, melaju hanya tujuh putaran hari ini.
Espargaro mengungkapkan kekecewaannya setelah ia finis P10, satu posisi di belakang tandemnya. Ia juga beberapa kali terjatuh di sepanjang akhir pekan.
"Kami tidak memiliki traksi, kami tidak bisa berbelok dan kecepatan kami tidak bagus," kata Espargaro.
"Saya tidak bisa membalap dengan mulus, jadi saya membalap kaku."
Setelah hasil positif tes pramusim dan tampil cepat di dua seri pembuka tahun ini, Espargaro kini mengaku tak tahu masalah yang ia hadapi.
Baca Juga: Terkuak! Rahasia Franco Morbidelli Bisa Raih Podium Meski Pakai Motor Lawas
"Saya tidak tahu apakah diri saya, apakah motor ini, apakah paket yang saya gunakan, gaya membalap saya, elektronik, saya tidak tahu. Kami menggunakan paket yang berbeda... dan sulit memahami apa yang bekerja dan apa yang tidak."
"Saya selalu tahu ketika saya punya masalah, saya ingin tahu kenapa saya memiliki masalah sehingga kami bisa mencegahnya terjadi. Dan saya merasa bahwa kami tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak tahu, dan ini membuat saya sangat marah."
"Saya sangat frustrasi karena saya tidak tahu apa yang harus saya perbaiki (selema tes ofisial). Karena saya sendiri yang menggunakan paket saya, jadi siapa yang bisa saya jadikan perbandingan? Ini yang membuat saya frustasi, tidak memahami hal. Saya rasa kami akan lebih baik jika kami memiliki hal yang sama." (Antara)
Berita Terkait
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko