Suara.com - Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menjuarai F1 GP Spanyol untuk kelima kalinya secara beruntun setelah pada Minggu (9/5/2021) meredam perlawanan rivalnya dari tim Red Bull Max Verstappen dengan adu strategi yang brilian.
Verstappen yang memimpin hampir sepanjang lomba harus puas sebagai runner-up di balapan ke-100nya bersama tim Red Bull setelah finis 15,841 detik dari Hamilton yang merebut kemenangan ketiganya musim ini, demikian laman resmi Formula 1.
Valtteri Bottas, sempat kehilangan posisinya di awal lomba karena Charles Leclerc, namun mampu mengamankan podium tambahan untuk Mercedes di P3.
Kemenangan sang pebalap Britania terwujud berkat dengan dua strategi pitstop yang bekerja lebih baik ketimbang rivalnya.
"Saya merasa luar biasa setelah ini, saya merasa bisa melakukannya lagi," kata Hamilton merayakan kemenangan ke-98 dalam kariernya itu seperti dimuat Antara.
"Saya sangat ketat bahkan tidak yakin saya bisa membuat bannya bertahan (di belakang angin kotor), jadi ini suatu pertaruhan tapi strategi yang luar biasa dari tim."
Kendati Sirkuit Barcelona-Catalunya tidak menjadi lokasi tes pramusim tahun ini untuk pertama kalinya, para pebalap sangat paham dengan karakteristik sirkuit di Montmelo itu dan mengenalnya sebagai trek dengan sedikit kesempatan untuk menyalip.
Tahun ini Tikungan 10 mengalami sedikit modifikasi untuk mengurangi zona pengereman, namun Tikungan 1 masih menawarkan kesempatan terbaik untuk melakukan overtaking.
Hamilton start dari pole untuk ke-100 dalam kariernya, tetapi Verstappen memaksa sang pebalap Mercedes melebar di tikungan pertama dan mengambil alih pimpinan lomba di lap pembuka.
Baca Juga: Kalahkan Verstappen, Hamilton Rengkuh Pole ke-100 di Catalunya
Namun, Verstappen kehilangan margin keunggulannya atas Hamilton setelah Safety Car dikeluarkan pada lap ke-9 karena mobil AlphaTauri Yuki Tsunoda mogok di Tikungan 10.
Menerapkan strategi yang berbeda, Verstappen masuk pit lebih dini pada lap 24 untuk ban medium, sementara Hamilton mencoba menjaga umur bannya lebih lama di trek dan membangun gap.
Hamilton masuk pit di lap 29, tetapi ketika keluar jalur pit ia menyaksikan Verstappen dengan mudah mengambil alih pimpinan lomba.
Dengan ban yang lebih baru, Hamilton perlahan memangkas jaraknya dari sang pebalap Red Bull hingga menjadi satu detik.
Akan tetapi, Mercedes memutuskan menarik kembali Hamilton ke pit untuk ban medium baru setelah lap 42 sedangkan Verstappen tampak tak senang ketika timnya bertahan dengan satu strategi pitstop.
Hamilton pun menunjukkan kelasnya sebagai raja sirkuit Catalunya dan juara dunia tujuh kali, mengatasi defisit 22 detik dari Verstappen dengan ban medium baru hingga mengambil alih pimpinan lomba di lap ke-60.
Berita Terkait
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang