Suara.com - PBSI menerima dengan lapang dada keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang menghentikan proses kualifikasi Olimpiade Tokyo per Jumat (28/5/2021), karena pandemi COVID-19 yang masih mengancam.
"Tadinya kami mau mengirim surat peninjauan kembali karena beberapa turnamen penting dibatalkan. Tetapi setelah berkonsultasi dengan Rudy (Bambang Roedyanto, Kabid Hubungan Luar Negeri), ia tidak merekomendasikan. Karena waktu sudah terlalu mepet dengan pelaksanaan Olimpiade, dan akan sulit untuk menambah turnamen atau membatalkan salah satu turnamen di Eropa," kata Rionny dalam rilis resmi PBSI, Jumat.
Dalam diskusinya, Rionny diingatkan bahwa alasan utama penghentian fase kualifikasi murni karena situasi pandemi yang membuat pelaksanaan kegiatan olahraga tidak menentu.
"Rudy juga bilang ini bukan salah BWF atau BAC, ini murni memang karena situasi dan kondisi pandemi COVID-19 yang membuat semua menjadi serba tidak menentu. Jadi saya kira, kita semua harus terima dengan keputusan ini," katanya melanjutkan.
Akibat berhentinya kualifikasi yang seharusnya baru berakhir pada 15 Juni, salah satu kandidat wakil Indonesia di sektor ganda campuran yaitu Hafiz Faizal / Gloria Emanuelle Widjaja terpaksa mengubur mimpi mereka berlaga di Tokyo.
Hafiz / Gloria sebenarnya masih mengejar poin untuk merebut tempat di Olimpiade yang kini bercokol di peringkat sembilan dengan 60.851 poin. Mereka hanya terpaut 647 poin dari Marcus Ellis / Lauren Smith (Inggris) di peringkat delapan.
"Untuk ganda campuran saya sudah bicara dengan Richard (Mainaky) untuk segera memulai persiapan fokus ke Praveen / Melati. Untuk Hafiz / Gloria memang belum rezeki mereka, semoga mereka tetap semangat berlatih karena masih ada turnamen-turnamen lain setelah Olimpiade," Rionny mengungkapkan.
Mengetahui kabar dari BWF, Hafiz / Gloria berbesar hati menerima keputusan penghentian kualifikasi.
"Saya legowo dan berbesar hati menerima keputusan ini. Saya sudah ikhlas karena mungkin memang belum rezekinya main di Olimpiade Tokyo. Ke depan saya akan terus semangat berlatih," kata Gloria.
Baca Juga: PBSI Fokus Persiapan Atlet Usai Pembatalan Kualifikasi Olimpiade Tokyo
Olimpiade Tokyo yang seharusnya diselenggarakan tahun 2020 rencananya akan digelar pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026
-
Langkah Fadia/Tiwi Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Tahan Sakit dan Emosi, Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 Lewat Drama Comeback
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Aturan Baru Servis '25 Detik' Diterapkan di Indonesia Masters 2026, Sabar/Reza Mendukung
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hasil Proliga 2026 Putra: Juara Bertahan Kembali Tersungkur, Garuda Jaya Menang Dramatis 3-2
-
Kontingen Indonesia Soroti Adanya Pelanggaran Regulasi di ASEAN Para Games 2025
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
-
Proliga 2026 Putri Memanas! Berikut Klasemen dan Daftar Top SKor Terbaru
-
Arah Angin Gagalkan Langkah Jafar/Felisha ke Final Indonesia Masters 2026
-
Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025
-
UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali
-
Tahan Sakit dan Emosi, Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 Lewat Drama Comeback
-
Pecah Telur! Jakarta Livin Mandiri Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026
-
Pertama Kali Masuk Semifinal Indonesia Masters, Jafar/Felisha Ungkap Kuncinya