Suara.com - Para artis seperti Raffi Ahmad, Gading Marten, Atta Halilintar hingga anak Presiden Jokowi Kaesang Pangarep mengakuisisi klub sepak bola di Indonesia. Apa sih alasan mereka membeli klub bola?
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menilai sepak bola Indonesia mulai dipercaya kembali oleh masyarakat. Menurutnya, hal ini tampak dari semakin banyaknya masyarakat, baik dari kalangan artis maupun pengusaha, yang ingin berinvestasi dalam klub sepak bola.
"Saya kira ada satu hal yang mendasar yang saya lihat kenapa orang seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar kemudian Gading Marten bahkan ada Sultan Kelantan mau masuk ke sepak bola kita. Setelah saya berdiskusi dengan berbagai pihak, berbagai stakeholder, ini karena sepak bola kita mulai dipercaya oleh masyarakat. Mulai ada trust dari publik kita terhadap sepak bola kita," ujar Amali dalam keterangan tertulis, Minggu (6/6/2021).
Oleh karena itu, Amali pun meminta PSSI sebagai federasi sepak bola agar dapat terus menjaga kepercayaan publik tersebut.
"Nah ini yang saya pesan kepada federasi kepada teman-teman di PSSI, ini harus dijaga, tidak boleh lagi ada perkelahian antara pemain di tengah-tengah lapangan atau pelatih sampai bertengkar dengan pemain lawan dan sebagainya. Kita hindari betul itu," harapnya.
Tak hanya itu, Amali mengungkap akan mendorong PSSI untuk membuat aturan-aturan ketat seperti pengaturan skor dan lainnya. Dengan ini, ia berharap hal-hal yang tidak diinginkan tak lagi terjadi.
"Karena ini akan membuat orang tidak percaya sepak bola Indonesia, orang jadi malas. Nonton saja malas, apalagi ikutan investasi di dalam sepak bola Indonesia," kata Amali.
Amali pun menegaskan pemerintah dan PSSI sangat serius dalam memajukan sepak bola nasional. Terlebih, saat ini ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Ia menyebutkan ke depannya sepak bola nasional akan didorong ke arah industri.
"Sekarang ini mulai ada kepercayaan, kewajiban saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, teman-teman dari PSSI ini harus menjaga. Kalau sepak bola ini bergulir maka industrinya akan hidup bukan hanya merchandise tetapi juga berbagai hal akan muncul. Akan ada inovasi-inovasi di era digital," ungkap Amali.
Lebih lanjut, Amali mengungkap pemerintah tak hanya memperhatikan cabang olahraga sepak bola saja. Akan tetapi juga menaruh perhatian pada semua cabang olahraga terutama yang akan dipertandingkan dalam olimpiade.
Baca Juga: Artis hingga Influencer Ramai-ramai Beli Klub Sepak Bola, Apakah Cuan?
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kemenpora dan stakeholder olahraga tengah menyusun Grand Design Olahraga Nasional dan tengah menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar hukumnya.
"Jadi kalau cabang olahraga yang lain kita urus melalui Grand Design Olahraga Nasional. Sekarang dalam tahap finalisasi Perpresnya. Jadi itu bahkan Perpres bukan cuma Inpres, Jadi ada Perpres tentang grand design dan itu kita fokus sesuai dengan karakter orang Indonesia karakter fisik dan lain sebagainya yakni cabang-cabang olahraga yang lebih ke akurasi dan teknik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Markas Persikota Tangerang Tetap di Stadion Benteng Setelah Diakuisisi Gading Marten
-
Timnas Indonesia Dipuji Usai Tahan Imbang Thailand dan 4 Berita Bola Terkini
-
Kualifikasi Piala Dunia: Timnas Indonesia Bikin Susah Thailand, Menpora Senang
-
Gabung Persikota Tangerang, Posisi Gading Marten di Klub Masih Dibahas
-
Naik Jet Pribadi, Nagita Slavina Bikin Heboh Bawa Tote Bag Seharga Rp52 Juta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026