Lagi-lagi Greysia dan Apriyani membuat kejutan dengan menjuarai turnamen French Open Super Series 2017, merebut gelar juara setelah di final mengalahkan ganda kuat Korea Selatan, Lee So Hee / Shin Sheung Chan 21-17, 21-15.
Masih pada tahun yang sama, meski gagal menjadi juara, Greysia / Apriyani tetap bersyukur dengan posisi runner-up dalam Hong Kong Open Super Series 2017.
Pada tahun berikutnya, Greysia / Apriyani juga harus puas menjadi runner-up Indonesia Masters 2018, setelah kalah pada babak final dari pasangan asal Jepang, Misaki Matsutomo / Ayaka Takahashi.
Tak patah semangat, pasangan tersebut berhasil menjuarai turnamen bulutangkis India Open 2018, mengalahkan pasangan Thailand, Jongkolphan Kititharakul / Rawinda Prajongjai.
Kembali bertemu dengan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dalam partai puncak Thailand Open 2018, kini giliran Greysia / Apriyani mengkandaskan impian pasangan Jepang tersebut. Keduanya berhasil mempertahankan gelar sebagai juara Thailand Open.
Namun, Greysia / Apriyani harus kembali mengakui keunggulan Matsutomo / Takahashi di babak semifinal Asian Games 2018 dengan skor 15-21, 17-21. Greysia dan Apriyani harus legawa dengan mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia.
Greysia / Apriyani juga harus puas membawa pulang perunggu pada BWF World Championships 2018 setelah kalah dari pasangan Jepang, Mayu Matsumoto / Wakanan Nagahara pada babak semifinal.
Pada 2019, Greysia / Apriyani akhirnya berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia pada SEA Games 2019 Filipina setelah mengalahkan pasangan Thailand, Chayanit Chaladchalam / Phataimas Muenwong, dua gim langsung 21-3, 21-18.
Tahun berikutnya, Greysia / Apriyani juga berhasil meraih gelar juara dalam perhelatan turnamen bulutangkis Indonesia Masters 2020 menaklukkan ganda putri asal Denmark Maiken Fruergaard / Sara Thygesen dalam tiga gim berdurasi 79 menit dengan skor 18-21, 21-11, 23-21.
Baca Juga: Tundukkan Inggris via Adu Penalti, Timnas Italia Juara Euro 2020
Satu bulan berselang, Greysia / Apriyani kembali meraih gelar juara, kali ini dalam perhelatan turnamen bulutangkis Barcelona Spain Masters 2020, menundukkan ganda putri asal Bulgaria, Gabriela Stoeva / Stefani Stoeva dalam tiga gim berdurasi 95 menit dengan skor 18-21, 22-20, 21-17.
Greysia / Apriyani mengawali 2021 dengan sangat baik. Keduanya kembali meraih gelar juara Thailand Open 2021 -- empat kali bagi Greysia, dan tiga kalinya bagi Apriyani.
Pada laga puncak turnamen bulu tangkis level Super 1000 tersebut, Greysia / Apriyani menang straight game dalam waktu 51 menit dengan perolehan 21-15, 21-12 dari pasangan tuan rumah Jongkolphan Kititharakul / Rawinda Prajongjai.
Olimpiade 2020 akan menandai debut Olimpiade Apriyani, sementara Greysia akan kembali untuk Olimpiade Musim Panas ketiganya.
"Ketika saya tahu kami lolos ke Olimpiade, itu seperti mimpi. Saya tidak pernah membayangkan saya akan mencapai titik ini," kata Apriyani, dikutip dari laman BWF.
Mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan untuk kesempatan tersebut, Apriyani mengaku sangat bersemangat namun juga dia tahu harus mengendalikan diri, pikiran dan emosinya.
Berita Terkait
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan
-
Momentum Emas Leo/Daniel: Dari Thailand Open 2026 Menuju Panggung Olimpiade 2028