Sport / Raket
Kamis, 26 Februari 2026 | 20:41 WIB
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari saat bertanding melawan ganda putri Taiwan Hsu Ya Ching dan Sung Yu Hsuan pada babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Ganda putri Apriyani/Lanny fokus evaluasi lawan Jepang untuk 16 besar German Open 2026.
  • Mereka lolos babak awal setelah mengalahkan wakil Uni Emirat Arab dua gim langsung.
  • Awal laga sempat kesulitan adaptasi lapangan dan jenis shuttlecock yang berbeda.

Suara.com - Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, menyiapkan evaluasi menyeluruh jelang laga babak 16 besar BWF World Tour Super 300 German Open 2026 menghadapi pasangan Jepang Kaho Osawa/Mai Tanabe di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Jumat (27/2/2026) dini hari WIB.

“Kami akan melakukan evaluasi dan analisa dulu. Kami akan mempelajari kelemahan serta kebiasaan permainan mereka, termasuk menonton video pertandingan mereka, agar bisa lebih siap saat bertanding besok,” ujar Apriyani dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).

Apriyani/Lanny melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Uni Emirat Arab, Mysha Omer Khan/Taabia Khan, dengan skor 21-9, 21-12 pada babak pertama.

Lanny mengungkapkan pada awal pertandingan mereka sempat kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan serta shuttlecock yang digunakan saat laga resmi.

“Di awal-awal poin tadi kami masih mencoba beradaptasi dengan kondisi lapangan dan juga shuttlecock pertandingan. Saat latihan kemarin kami tidak menggunakan kok yang sama dengan yang dipakai hari ini, jadi memang di awal masih terasa mencari feel pukulan,” ujar Lanny.

Setelah melewati interval gim pertama, permainan keduanya mulai stabil dan mampu mengendalikan tempo pertandingan.

“Setelah poin 11 ke atas kami sudah mulai menemukan pola permainan yang tepat. Dari situ permainan kami lebih stabil dan bisa lebih mengontrol jalannya pertandingan,” katanya.

Apriyani menambahkan suhu udara yang cukup dingin di arena pertandingan turut memengaruhi sentuhan awal mereka.

Meski demikian, pasangan Indonesia itu mampu melakukan penyesuaian dengan cepat dan menuntaskan laga dalam dua gim langsung untuk memastikan tiket babak 16 besar.

Baca Juga: Tiwi/Fadia Siap Bongkar Strategi Ganda Taiwan di Babak 16 Besar German Open 2026

(Antara)

Load More