Suara.com - Sebelum libur pertengahan kompetisi, Maverick Vinales bikin gempar publik pemirsa MotoGP usai memutuskan akan hengkang dari Yamaha pada akhir musim ini.
Sulit bersaing untuk merebut gelar juara dunia, Vinales menyebutkan bahwa dirinya kurang cocok dengan Yamaha. Dilansir dari Crash, hal ini disebabkan oleh motornya yang dianggap kurang pas.
“Itu tidak akan sempurna, karena Anda harus bersaing, itu yang paling penting. Tapi jika saya tidak nyaman atau saya tidak menikmatinya. Yang paling membuat saya frustrasi adalah saya tidak bisa memberikan 100 % saat ini," kata pembalap yang memulai karir MotoGP bersama Suzuki.
"Saya lebih suka tenang dan menikmati hidup, 10 tahun di sini berlalu sangat cepat. Saya tidak menikmati apa pun di sirkuit, dan di paruh kedua musim saya akan mencoba lebih menikmatinya. Saya akan profesional dan memberikan semua yang saya miliki."
Vinales akan memulai paruh kedua musim terakhirnya di Yamaha dengan menempati urutan keenam klasemen, selisih 61 poin dari rekan setim barunya dan pemimpin gelar, Fabio Quartararo.
"Langkah yang saya ambil adalah karena tidak masuk akal untuk terus melakukan sesuatu yang tidak berhasil. Bukannya motor atau peralatannya tidak berfungsi, tapi itu tidak bekerja untuk saya dan saya harus melakukannya. mencari solusi."
“Saya sangat berterima kasih kepada Yamaha atas kesempatan yang mereka berikan kepada saya dan untuk apa yang mereka pertaruhkan pada saya. Kami telah mencoba,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026