Suara.com - Kontingen Amerika Serikat dan Australia menjadi dua negara yang paling banyak meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 pada Minggu (1/8/2021). Mereka sama-sama mengemas empat buah dari 25 keping yang diperebutkan dalam rangkaian kompetisi.
Kedua negara mendominasi perebutan medali emas di cabang olahraga renang hari ini, di mana Amerika mendapatkan tiga sedangkan Australia dua.
Melengkapi medali emas dari renang gaya bebas 50m putra, gaya bebas 1500m putra dan gaya ganti estafet 4x100m putra, Amerika juga menyabet emas dari golf stroke perorangan putra.
Sedangkan bagi Australia, selain renang gaya bebas 50m putri dan gaya ganti estafet 4x100m putri, mereka juga meraih emas dari selancar angin dinghy satu orang laser radial putri serta BMX freestyle putra.
Sementara itu, pemuncak klasemen medali sementara, China mampu meraih tiga emas tambahan masing-masing melalui tolak peluru putri, bulu tangkis tunggal putri dan loncat indah papan 3m putri.
Britania Raya menjadi negara lain yang memperoleh lebih dari satu emas pada Minggu, yakni lewat BMX freestyle putri dan senam indah artistik kuda pelana putra.
Sedangkan 12 negara lainnya masing-masing meraih satu emas yakni Prancis, Ekuador, Qatar, Venezuela, Italia, Denmark, Israel, Brazil, Belgia, Republik Ceko, ROC/Rusia dan Jerman.
Berikut ringkasan perolehan 25 medali Olimpiade Tokyo 2020 yang diperebutkan pada Minggu, seturut laman resmi Olimpiade:
ANGGAR (1)
- Floret Beregu Putra
Emas: Prancis (Enzo Lefort, Erwann Le Pechoux, Julien Mertine, Maxime Pauty)
Perak: Jepang (Anton Borodachev, Kirill Borodachev, Vladislav Mylnikov, Timur Safin)
Perunggu: Amerika Serikat (Race Imboden, Nick Itkin, Alexander Massialas, Gerek Meinhardt)
Baca Juga: Link Live Streaming Final Bulutangkis Tunggal Putri Olimpiade Tokyo
ANGKAT BESI (1)
- 76kg Putri
Emas: Ekuador (Neisi Dajomes Barrera)
Perak: Amerika Serikat (Katherine Nye)
Perunggu: Meksiko (Aremi Zavala)
ATLETIK (4)
- Tolak Peluru Putri
Emas: China (Gong Lijiao)
Perak: Amerika Serikat (Raven Saunders)
Perunggu: Selandia Baru (Valerie Adams)
- Lompat Tinggi Putra
Emas: Qatar (Mutaz Essa Barshim)
Perak: Italia (Gianmarco Tamberi)
Perunggu: Belarusia (Maksim Nedasekau)
- Lompat Jangkit Putri
Emas: Venezuela (Yulimar Rojas)
Perak: Portugal (Patricia Mamona)
Perunggu: Spanyol (Ana Peleteiro)
- Lari 100m Putra
Emas: Italia (Marcell Jacobs)
Perak: Amerika Serikat (Fred Kerley)
Perunggu: Kanada (Andre de Grasse)
BALAP SEPEDA (2)
- BMX Freestyle Putri
Emas: Britania Raya (Charlotte Worthington)
Perak: Amerika Serikat (Hannah Roberts)
Perunggu: Swiss (Nikita Ducarroz)
Berita Terkait
-
Setelah 26 Tahun, Rekor Dunia Lompat Jangkit Putri Patah di Olimpiade Tokyo
-
Kalahkan Tai Tzu Ying, Chen Yu Fei Raih Emas Olimpiade Tokyo
-
5 Fakta Lee Yang/Wang Chi-lin, Penggemar Ganda Indonesia Juara Olimpiade 2020
-
Zverev Akhiri Penantian Panjang Jerman Rebut Emas Tenis Olimpiade
-
Termasuk Jonatan Christie, Rombongan Kedua Tim Olimpiade RI Tiba di Tanah Air
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL