Sport / raket
Arief Apriadi
Pebulutangkis tunggal putri China, Chen Yu Fei saat menghadapi Tai Tzu Ying (China Taipei) di final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Minggu (1/8/2021). Pedro PARDO / AFP.

Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri China, Chen Yu Fei Sukses merengkuh medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan Tai Tzu Ying (China Taipei), Minggu (1/8/2021).

Dalam pertandingan di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Chen Yu fei membungkam tunggal putri ranking satu dunia itu lewat pertarungan rubber game, dengan skor 21-18, 19-21, 21-18.

Hasil ini membuat Chen Yu Fei sukses menorehkan prestasi gemilang dalam debutnya di Olimpiade. Dia jadi wakil kedua China yang mempersembahkan medali emas di Tokyo 2020.

Sebelum Chen Yu Fei, China sudah lebih dulu mengamankan medali emas dari sektor ganda campuran lewat Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

Baca Juga: Profil Viktor Axelsen, Finalis Tunggal Putra Olimpiade Tokyo 2020

Wang/Huang jadi kampiun setelah mengalahkan ranking satu dunia yang juga kompatriot mereka sendiri, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong pada Jumat (30/7/2021).

Bagi Chen Yu Fei, kemenangan ini turut menjadi balas dendam manis atas Tai Tzu Ying yang dalam 18 pertemuan terakhir sukses mengalahkannya sebanyak 15 kali.

Tim bulutangkis China masih berkesempatan menambah raihan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 lewat tunggal putra Chen Long dan ganda putri Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Chen Long yang merupakan unggulan keenam, akan menghadapi Viktor Axelsen dari Denmark dalam laga final tunggal putra yang dijadwalkan berlangsung Senin (2/8/2021).

Sementara Chen/Jia sudah ditunggu wakil Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di partai perebutan medali emas yang juga akan berlangsung pada Senin.

Baca Juga: Profil Kevin Cordon, Lawan Anthony Ginting di Perebutan Perunggu Olimpiade 2020

Komentar