Suara.com - Usai absen semusim dari balapan MotoGP karena cedera panjang musim lalu, Marc Marquez kini menjalani kompetisi secara tak segarang dahulu.
Juara dunia delapan kali yang konsisten meraih podium di masa sebelum cedera ini kerap jatuh saat balapan tahun ini.
Setidaknya ia bisa mempertahankan dominasi di MotoGP Sachsenring dengan menjadi juara, namun selain di sana, ia sulit bertarung di barisan depan.
Dilansir dari GP One, pria Spanyol ini mengatakan bahwa dirinya tak menikmati balapan tahun ini.
"Motivasi saya lebih tinggi karena inilah momen tersulit selama karir saya," tutur kakak dari Alex Marquez tersebut.
"Di masa sulit, Anda harus menunjukkan potensi. Cara termudah adalah dengan berhenti satu-dua tahun kemudian kembali, namun itu bukan gaya saya," lanjutnya.
"Gaya saya adalah menerjang kesulitan, berkembang dan kembali. Namun sekarang saya tak menikmatinya, saya kesulitan," imbuhnya.
Pembalap andalan tim Repsol Honda ini mengaku bahwa saat masa pemulihan, ia sempat takut tangannya tak akan kembali normal.
"Saya takut lengan saya tak akan kembali normal. Ada titik di mana pada Oktober-November, saya tak bisa mengambil sebotol air, saya berlatih untuk makan, saya tak bisa bergerak secara normal, saya takut," pungkasnya.
Baca Juga: Marc Marquez Akui Sulit Tampilkan Performa Terbaik di Musim MotoGP 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders