Suara.com - Pelatih para-tenis meja Bayu Widhie Hapsara Purba berharap agar dua wakil Indonesia, yakni Komet Akbar dan Adyos Astan, tampil lebih percaya diri (pede) pada laga kedua babak penyisihan grup Paralimpiade Tokyo 2020, Kamis (26/8/2021).
"Saya berharap Komet dan Adyos untuk pertandingan selanjutnya harus percaya diri bermain, dan jangan tegang. Mungkin karena ini merupakan Paralimpiade pertama mereka, jadi agak sedikit tegang," kata Bayu dalam rilis resmi NPC Indonesia, Rabu (25/8/2021).
Komet dan Adyos gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan perdana fase grup cabang olahraga para-tenis meja pada Rabu.
Komet yang bersaing di Grup A Kelas 10 harus mengakui ketangguhan wakil Polandia sekaligus unggulan pertama Patryk Chojnowski usai kalah 0-3 (5-11, 7-11, 6-11).
Sementara Adyos kalah dari unggulan pertama asal Turki Abdullah Ozturk pada laga pertama Grup A kalas 4 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu, dengan skor 1-3 (8-11, 11-6, 3-11, 7-11).
Meski menelan kekalahan, sang pelatih tetap memuji penampilan kedua wakil Indonesia tersebut. Menurut dia, Komet dan Adyos telah menampilkan permainan maksimal.
"Komet dan Adyos telah menunjukkan penampilan terbaik mereka hari ini. Apa yang mereka latih selama ini sudah dikeluarkan dalam pertandingan tadi. Namun sayangnya, lawan yang mereka hadapi hari ini mempunyai kualitas permainan yang lebih bagus," ujar Bayu.
Komet dan Adyos akan melanjutkan perjuangan mereka untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Komet akan berhadapan dengan unggulan kedelapan asal Prancis Gilles de la Bourdonnaye. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal pertandingan tersebut.
Sementara Adyos pada laga selanjutnya akan menantang wakil Polandia Rafal Lis di meja tujuh Tokyo Metropolitan Gymnasium, Kamis, pukul 15.20 WIB.
Baca Juga: Kylian Mbappe Ingin Gabung Real Madrid, Leonardo: PSG Tak Akan Menghalangi, Tapi...
Berita Terkait
-
Runtuhnya Mahkota, Terbitnya Cahaya: Babak Baru Persahabatan di Komet Minor
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Review Novel Komet Minor Tere Liye Ungkap Rahasia Gelap Orang Tua Ali
-
Pengejaran Si Tanpa Mahkota di Novel Komet Karya Tere Liye
-
Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026