Suara.com - Kesuksesan Emma Raducanu mengukir sejarah di US Open 2021 turut menyita perhatian Manajer Liverpol, Jurgen Klopp.
Jurgen Klopp takjub dengan pencapaian petenis muda Inggris itu yang sukses memenangkan US Open 2021. Terlebih, lawan Raducanu saat itu, yakni Leylah Fernandez juga masih berumur muda.
Bagi Jurgen Klopp, laga kedua petenis muda tersebut adalah tontonan yang menarik. Begitu juga dengan performa Raducanu yang apik.
Jurgen Klopp menceritakan bahwa dirinya menonton pertandingan final US Open 2021 yang tersaji akhir pekan lalu. Laga final tersebut mempertemukan dua petenis muda, yaitu Emma Raducanu (18 tahun) melawan Leylah Fernandez (19 tahun).
"Sudah lama saya menonton pertandingan tenis penuh dan saya terkesan dengan kekuatan, kecepatan, dan keseluruhan permainan," ucap Klopp dikutip dari The Guardian pada Rabu (15/9/2021).
"Tenis putri jelas ada di momen yang brilian. Kedua gadis ini berusia 18 dan 19 tahun. Mereka menunjukkan permainan yang sangat mengesankan. Saat keduanya mendapat piala, keduanya benar-benar menginspirasi," imbuhnya.
Klopp pun memprediksi bahwa di masa mendatang Raducanu dan Fernandez akan lebih sering berhadapan, terutama di laga final. Sebab, di mata Klopp dua petenis muda itu adalah atlet masa depan di tenis.
Lebih lanjut, Klopp kemudian menyampaikan pujiannya bahwa Emma Raducanu merupakan talenta muda terbaik di tenis abad ini karena berhasil menyabet gelar US Open 2021 di usianya yang masih belia.
"Ketika Anda berusia 18 tahun dan memenangkan US Open, itu hanya bisa datang dari hasil kerja keras. Dia pasti bakat terbaik di abad ini, tapi tanpa kerja keras tidak mungkin dia ada di sana dan melakukan itu."
Baca Juga: Cedera Serius, Harvey Elliott Segera Naik Meja Operasi
"Sekarang dia ada di sana dan Anda melihatnya tersenyum selama pertandingan. Itu adalah hal terbaik yang bisa saya bayangkan. Saya akan menonton tenis wanita lebih banyak, pasti," pungkas Klopp.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026