Suara.com - Tim softball putra DKI Jakarta siap melakoni pertandingan pertama cabang olahraga softball PON Papua 2021 yang akan digelar pada 22 September mendatang.
Meskipun segala persiapan sudah matang, pelatih tim softball putra DKI Jakarta, Rafly Mustafa, mengatakan masih ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum berlaga.
"Persiapan kami sudah siap 100 persen, kami hanya sekarang tinggal menyatukan visi, penyesuaian lapangan, dan kekompakan tim kami. Kalau secara teknik kami sudah siap tempur," kata Rafly Mustafa usai memimpin latihan tim softball putra DKI Jakarta di venue baseball dan softball PON XX Papua, Senin (20/9/2021).
Sementara itu terkait adaptasi dan penyesuaian lapangan, Rafly menyebut, sejak tiba di Kota Jayapura pada Minggu (19/9/2021) kemarin, tim softball putra DKI Jakarta sudah dua kali menggelar sesi latihan di dua lapangan softball yang berbeda.
Oleh karena itu, perihal faktor cuaca yang berbeda antara Papua dan Jakarta, dirinya menganggap bukan sebuah masalah yang serius. Sebab, sebelum bertolak ke Papua, ia telah mempersiapkan semuanya.
"Siang tadi sudah latihan di lapangan AURI di Sentani, ini latihan kedua kami. Adaptasi sebelumnya sudah kami persiapkan karena kita tahu di sini cuacanya cukup panas. Sebelum ke sini, kami sudah persiapkan," sambungnya.
Melalui persiapan yang dinilainya sudah sangat optimal tersebut, Rafly optimis mampu meraih medali emas, sesuai dengan target yang telah diberikan kepada tim softball putra DKI Jakarta.
"Intinya kami datang ke sini, siap untuk bertanding. Target tentunya yang terbaik, medali emas," tegasnya.
Kendati ia yakin timnya mampu mencapai target medali emas, namun dirinya tak mau jemawa mengingat seluruh calon lawannya nanti datang ke Papua dengan misi yang sama.
Baca Juga: Milawati Sirin, Andalan Tim Paralayang Jabar di PON Papua
"Saya rasa semua tim yang di sini sudah mempersiapkan yang terbaik. Semuanya kami anggap lawan yang kuat bagi kami. Jadi kami benar-benar persiapkan diri untuk itu," pungkasnya.
PON XX Papua 2021 akan menjadi ajang balas dendam tim softball putra asal Ibu Kota tersebut setelah pada gelaran PON XIX Jawa Barat 2016 lalu takluk di tangan Jawa Timur pada babak semifinal.
Kontributor : Raymond Latumahina
Berita Terkait
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade
-
Kalender Jawa Weton 2 November 2025: Watak Minggu Pon, Rezeki, dan Jodoh Menurut Primbon
-
Kalender Jawa 28 Oktober 2025 Selasa Pon: Mengungkap Sifat dan Peruntungan Weton Lainnya
-
PON Bela Diri Kudus 2025 Rampung, DKI Jakarta Kunci Juara Umum
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara