Suara.com - Tim Futsal Provinsi Jawa Timur (Jatim) memastikan tiket ke babak semifinal cabang olahraga futsal PON XX Papua setelah pada babak penyisihan terakhir Grup B pada Rabu petang mengalahkan Tim Jawa Barat (Jabar) dengan skor ketat 4-3.
Menghadapi Tim Jabar yang merupakan peraih medali emas PON IX 2016 di GOR Futsal Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP2-SP5 Timika, Rabu (29/9/2021), Tim Jatim mengawali pertandingan dengan cukup hati-hati.
Tim Jabar yang memuncaki Grup B dengan poin 9 beberapa kali mengancam gawang Tim Jatim yang dikawal Akhmal Trijayanto.
Keasikan menyerang, justru Tim Jatim unggul terlebih dahulu melalui sepakan keras Faishal Ammar pada menit ke-10.
Setelah gol tersebut tensi pertandingan makin memanas. Wasit yang memimpin pertandingan memberikan kartu merah kepada pemain Jabar Muhammad Rizky Xavier.
Hal itu sontak menimbulkan protes keras dari ofisial Tim Jabar, sehingga pertandingan sempat dihentikan beberpa saat.
Unggul jumlah pemain membuat Tim Jatim semakin menekan pertahanan Tim Jabar dan Singgih Rimana Jati kembali menjebol gawang M Nasrulloh untuk kedua kalinya.
Tim Jabar akhirnya mampu menciptakan gol balasan melalui tendangan mendatar Firman Adriansyah pada menit ke-18.
Selepas itu, Tim Jatim tiga kali mendapat pinalti, namun semuanya gagal menjebol gawang Tim Jabar.
Baca Juga: PON XX Papua 2021, Cabor Gantole Sabet Emas Perdana untuk Sumbar
Hingga babak pertama berakhir, Tim Jatim unggul 2-1 atas Tim Jabar.
Memasuki babak kedua, Tim Jabar langsung menekan pertahanan Tim Jatim. Pada menit ke-25, Tim Jabar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui kaki Muhammad Fajriyan.
Tidak lama kemudian, Tim Jatim kembali mendapatkan hadiah pintalti setelah seorang pemainnya dilanggar pemain Jabar di area pinalti.
Januardy Ramadhani yang dipercayakan menjadi algojo pinalti Jatim berhasil menjebol gawang Tim Jabar untuk menambah keunggulan menjadi 3-2.
Keunggulan Tim Jatim tak bertahan lama setelah pada menit ke-35 berhasil disamakan lagi Tim Jabar menjadi 3-3 akibat gol bunuh diri salah satu pemain Jatim.
Namun nasib baik rupanya berpihak pada Tim Jatim. Pada menit ke-36, Jatim kembali mendapat hadiah pinalti untuk kelima kalinya dan berhasil dimanfaatkan oleh Januardy untuk menambah keunggulan menjadi 4-3.
Berita Terkait
-
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025
-
Cerita Inspiratif - Desa Sumberejo Pacitan
-
Dari Ejekan Jadi Rezeki, Patung Macan Putih Kediri Jadi Wisata Dadakan
-
Larangan Sawit Jabar Vs Regulasi Nasional: Mengapa Surat Edaran Dedi Mulyadi Rawan Digugat?
-
Gebrakan KDM Haramkan Jabar untuk Penanaman Sawit Baru
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic
-
Putri Kusuma Wardani Targetkan Konsistensi Permainan Sepanjang 2026
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
-
Jadwal Malaysia Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua, Ada yang Lawan Tuan Rumah
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas