Suara.com - Tim panjat tebing Jawa Timur (Jawa Timur) menambah lagi dua medali emas pada PON XX Papua 2021 dari final nomor boulder beregu putra dan lead beregu putri yang berlangsung di Arena Panjat Tebing SP2 Mimika, Jumat.
"Hari ini Jawa Timur memperoleh dua medali emas," ujar Inspektur Perlombaan Panjat Tebing PON XX Papua M. Efendi.
Medali emas pertama diraih regu putra nomor boulder atau pendakian pendek. Tim Jatim yang beranggotakan Fatchur Roji, Aan Aviansyah, Moch. Salim, dan Khoirul Anam berhasil meraih skor dua kali puncak dari empat zona (2 Top, 4 zone/2T4z).
Sedangkan medali emas kedua diraih regu putri nomor lead. Regu Jatim yang diperkuat Kharisma Ragil Rakasiwi, Choirul Umi, dan Fitria Hartani mampu meraih poin 2,83 dari hakim pertandingan.
Pada final nomor boulder beregu putra, penampilan atlet panjat tebing Jatim Fatchur Roji di zona pendakian pendek dua (B2) dan Aan Aviansyah di zona B3 membuat regunya berhasil meraih dua kali puncak dan menyabet medali emas.
Sedangkan medali perak nomor boulder beregu putra diraih Kalimantan Timur hanya berhasil meraih satu kali puncak dan empat zona (1T4z). Tim Kaltim bermaterikan Pangeran Septo Wibowo Siburian, Angga Cahya, Jamal Alhadad, dan Michael Owen Siburian.
Satu kali puncak dicatatkan oleh Pangeran yang mendaki di zona B3 dari tiga kali upaya yang dilakukan. Sedangkan tiga atlet lainnya masing-masing mencatatkan satu zona dari tujuh kali upaya.
Adapun medali perunggu diraih Jawa Tengah yang juga tercatat memperoleh satu kali puncak dan tiga zona (1T3z) melalui aksi Sholikhin, Kiromal Katibin, dan Muhamad Marsudin. Satu lagi atlet Jateng lainnya, yakni Mohammad Muamar Izadi tidak memperoleh kesempatan.
Tiga provinsi lainnya yang ikut berlomba pada nomor boulder beregu putra adalah Bali, Jawa Barat, dan Papua.
Sementara pada perlombaan nomor lead beregu putri, Jatim berhasil mendapat poin lebih baik (2,83) dibandingkan DKI Jakarta (3,46) dan Jawa Barat (4,24).
Kendati pemanjat tertinggi pada perlombaan tersebut adalah Widia Fujiyanti dari Jawa Barat dan Syarifah Abd Rochman dari DKI Jakarta yang sama-sama memanjat dari jalur dua dan hampir meraih puncak tebing.
Namun, menurut inspektur perlombaan, skor yang lebih baik dihitung dari total poin regu, bukan perorangan.
"Total poin perunggu Jawa Barat itu 4,24 ya. Kemudian untuk DKI memperoleh poin 3,46. Sedangkan emasnya untuk Jawa Timur dengan raihan poin 2,83. Jadi semakin kecil total nilainya, dia yang menang," kata Efendi.
Dari hasil final, medali perunggu diraih Jabar dengan atletnya Salsabila, Widia Fujiyanti, dan Mar'atus Sholeha. Sedangkan medali perak diamankan DKI Jakarta yang diperkuat Nur Alvita Rahmah, Syarifah Abd Rochman, dan Nurul Aisyah.
[Antara]
Berita Terkait
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade
-
Kalender Jawa Weton 2 November 2025: Watak Minggu Pon, Rezeki, dan Jodoh Menurut Primbon
-
Kalender Jawa 28 Oktober 2025 Selasa Pon: Mengungkap Sifat dan Peruntungan Weton Lainnya
-
PON Bela Diri Kudus 2025 Rampung, DKI Jakarta Kunci Juara Umum
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara