Suara.com - Tim tuan rumah mendominasi perolehan medali emas balap motor road race PON XX Papua 2021 yang digelar di Sirkuit Fregeb Waninggap, Tanah Miring, Merauke, Rabu (6/10/2021).
Diperkuat oleh para pebalap muda dan senior yang telah mengenyam pengalaman di sejumlah kejuaraan nasional bahkan tingkat Asia, tim road race Papua membawa pulang tiga medali emas sesuai dengan target awal mereka.
Emas pertama tim tuan rumah dipersembahkan oleh Boy Arby Febri dan Gupita Kresna dari kelas modifikasi beregu.
Boy finis pertama di balapan sepanjang 20 putaran itu sedangkan Gupita menjaga jaraknya di P7.
Di nomor beregu, masing-masing tim diwakili oleh dua pebalap. Pebalap yang finis pertama akan mendapat satu poin, runner-up mendapat dua poin dan seterusnya.
Urutan peringkat di kelas beregu ditentukan oleh jumlah poin terkecil dari kedua pebalap yang dimiliki tim.
Kelas modifikasi diperuntukkan bagi pebalap usia 20 tahun ke atas meskipun menggunakan spesifikasi motor yang sama yaitu Yamaha MX-King 150cc untuk kelas standar bagi usia 10-20 tahun.
Boy dan Gupita, yang merupakan wildcard tim Papua B, memiliki akumulasi poin terkecil yaitu delapan sehingga berhak naik podium teratas dan mempersembahkan emas pertama bagi Papua di balap motor.
Sementara itu medali perak jatuh ke tangan tim Jawa Barat setelah Wawan Wello dan Rio Adrianto finis P4 dan P8 dengan total 12 poin.
Medali perunggu direbut Jawa Tengah lewat Muhammad Erfin Firmansyah dan Reza Hanum Subentra yang finis P5 dan P9.
Kontingen Papua memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan berhak menurunkan dua tim yaitu Papua A dan Papua B.
Papua A diperkuat pebalap Ahwin Sanjaya dan Syahrul Amin, namun sayang tim pertama gagal mengamankan podium namun turut berperan dalam kemenangan tim B.
"Alhamdulillah ini keuntungan kami sebagai tuan rumah, kami dapat free practice duluan, kami dapat mengenal sirkuit duluan dan dapat Grup A dan Grup B," kata Boy.
"Semua berjalan sesuai ekspektasi. Strateginya yang pasti kami melihat keadaan pada lap-lap awal siapa yang bisa lepas di depan dan siapa yang bisa backup di belakang.
"Juga tertolong semua teman-teman," kata Boy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1