Emas kedua Papua datang dari kelas standar perorangan ketika Fahmi Basam tampil dominan sejak start dari pole hingga finis 0,042 detik di depan pebalap Jawa Tengah Wahyu Nugroho. Sedangkan Radeta Aryakhanafi melengkapi podium untuk tim Sumatera Selatan.
Fahmi sebenarnya juga memiliki peluang merebut medali emas di nomor standar beregu yang dipertandingkan paling awal hari ini. Ia tak terkejar oleh lawan-lawannya sejak start terdepan hingga finis pertama.
Akan tetapi, nasib sial dialami tandemnya, yaitu Muhammad Nicky Hayden, yang setelah start P7 terlibat senggolan dengan pebalap lain hingga terjatuh.
Pebalap kelahiran Yogyakarta itu bangkit dan harus berjuang dari P24 hingga finis P15.
Alhasil tandem Fahmi dan Nicky harus puas dengan medali perunggu di kelas beregu.
Gagal di nomor beregu tak menyurutkan semangat Ahwin Sanjaya di nomor modifikasi perorangan.
Pebalap yang sudah sering merasakan podium di kejuaraan Asia itu menunjukkan kelasnya.
Ahwin memiliki bekal start dari P2 membayangi poleitter juara Asia Gerry Salim yang membela tim Jawa Timur.
Tak ingin terburu-buru, Ahwin menyimpan tenaga dan bannya di awal lomba dan baru melakukan serangan di lap-lap terakhir demi mengklaim kemenangan.
"Saya mengatur strategi di lap-lap awal saya tidak untuk berusaha push untuk fight di depan.
"Dan di akhir lap saya berusaha untuk mengatur strategi untuk merangsek ke depan dan strategi saya berhasil."
Ahwin mengalahkan pebalap Kalimantan Timur Fitriansyah Kete dengan margin sangat tipis 0,015 detik sedangkan Boy Arby Febri kembali naik podium setelah mengamankan perunggu untuk Papua di kelas tersebut.
Tim roadrace Papua yang dipimpin pelatih M. Fadli Imamuddin melakukan selebrasi di paddock paling ujung Sirkuit Tanah Miring setelah target tiga emas mereka tercapai.
"Secara tidak langsung ini sesuai dengan yel-yel kami 'emas... emas... emas', tiga emas," kata Fadli yang dimandati menukangi tim roadrace Papua sejak 2019 itu.
"Sebenarnya dari awal saya datang ke sini saya optimistis saja dengan anak-anak, karena mudahnya mereka menjaga kekompakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas